AMBON, PELITA MALUKU — Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Maluku mulai memanaskan mesin politiknya. Sebanyak 11 kabupaten/kota menjadi sasaran konsolidasi struktural setelah kepengurusan baru ditetapkan, sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029 dan pemilu daerah 2031.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat perdana Pengurus Daerah AMPG Provinsi Maluku di ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Ambon, Senin (5/10/2026).

Ketua Pengurus Daerah AMPG Provinsi Maluku, Zeth Pormes, mengatakan rapat perdana menjadi titik awal untuk menyatukan langkah kepengurusan baru sekaligus menyusun agenda organisasi ke depan.
Menurutnya, konsolidasi tidak berhenti pada pelantikan. Setelah agenda pendidikan dan pelatihan (diklat) serta pelantikan selesai, AMPG akan menggelar rapat kerja untuk mematangkan program dan memperkuat struktur organisasi di 11 kabupaten/kota.
“Setelah diklat dan pelantikan, baru kita lakukan rapat kerja untuk mematangkan program-program kerja AMPG dalam rangka konsolidasi struktural di 11 kabupaten/kota,” ujar Pormes.

Pormes menyebut penguatan struktur tersebut sekaligus menjadi langkah strategis menyongsong Pemilu 2029 dan pemilu daerah 2031. Target akhirnya adalah memperkuat posisi Partai Golkar di Maluku.
Sebelum masuk ke tahap tersebut, AMPG lebih dulu menyiapkan pelantikan dan diklat. Ketua Harian AMPG Maluku sekaligus Ketua Steering Committee, Aditya Sahubrua, mengatakan panitia telah dibentuk dan akan segera melakukan konsolidasi teknis.
Sementara Ketua Organizing Committee (OC), Friady Toisuta, menyampaikan diklat direncanakan berlangsung pada 30 Oktober 2026. Sehari berikutnya, 31 Oktober, pelantikan dijadwalkan berlangsung di Grand Avira Hotel Ambon.

Pelantikan AMPG juga direncanakan bersamaan dengan pelantikan DPD Partai Golkar Provinsi Maluku dan akan dihadiri jajaran pengurus pusat.
Bagi AMPG Maluku, rangkaian tersebut bukan sekadar seremoni organisasi. Pelantikan menjadi pintu masuk untuk menghidupkan konsolidasi hingga daerah dan menyiapkan kader menghadapi pertarungan politik mendatang.
Pormes menegaskan seluruh agenda itu diarahkan untuk memperkuat Golkar di Maluku, dengan tujuan akhir memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
AIS FASSE - REDAKSI PELITA MALUKU