Bodewin Minta Semua Pihak Berantas Penyakit Sosial Secara Bersama

Bodewin Minta Semua Pihak Berantas Penyakit Sosial Secara Bersama

AMBON, PELITA MALUKU — Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena meminta seluruh elemen masyarakat ikut turun tangan memberantas berbagai penyakit sosial yang masih muncul di Kota Ambon. 

Pemerintah, menurutnya, tidak mungkin bekerja sendiri mengawasi setiap sudut kota. Bodewin menyampaikan hal tersebut di depan Balai Kota Ambon, Senin (21/9/2026), ketika menanggapi persoalan pasar passo, Kecamatan Baguala, serta aktivitas warga yang berkeliaran di jalan pada malam hari.

Ia menegaskan, persoalan penyakit sosial bukan semata-mata urusan pemerintah. Tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, keluarga dan masyarakat harus mengambil peran agar penanganannya tidak berhenti pada razia maupun penertiban.

img-1789973696.jpg

“Kita tidak bisa mengharapkan pemerintah harus ada di mana-mana untuk melakukan pengawasan. Ini tanggung jawab kita bersama,” kata Bodewin.

Menurutnya, Pemkot Ambon telah melakukan berbagai langkah penanganan. Sejumlah warga yang ditemukan dalam kondisi membutuhkan perhatian dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan HIV. Mereka juga diberikan pembinaan sebelum dipulangkan kepada keluarga maupun daerah asal.

Namun, persoalan kembali muncul ketika warga yang telah ditangani kembali ke lingkungan semula tanpa pengawasan keluarga yang memadai.

Bodewin mencontohkan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pemerintah dapat membawa mereka dari jalan, memberikan makanan, pakaian dan perawatan, kemudian mengembalikannya kepada keluarga. Tetapi, tanpa kepedulian keluarga, mereka dapat kembali hidup di jalan.

“Kalau orang tua mau serius melihat anaknya, tidak mungkin ada ODGJ. Tapi kalau orang tua membiarkan dan itu dijadikan sebagai mata pencaharian, susah,” ujarnya.

Bodewin menegaskan pemerintah tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan kekerasan. Penanganan harus dilakukan melalui pembinaan, pelayanan dan keterlibatan keluarga.

“Namanya penyakit sosial masyarakat, tidak bisa kita tindak. Kita bisa membina. Tapi kalau dibina kemudian kembali lagi, bagaimana?” katanya.

Karena itu, Bodewin meminta seluruh pihak tidak hanya menyerahkan persoalan penyakit sosial kepada pemerintah. Sinergi lintas sektor dan kepedulian keluarga dinilai menjadi kunci agar penanganan tidak sekadar memindahkan persoalan dari jalan ke tempat lain, tetapi mampu mencegahnya kembali terjadi.


REDAKSI PELITA MALUKU 


Sumber : https://pelitamaluku.com/bodewin-minta-semua-pihak-berantas-penyakit-sosial-secara-bersama-detail-464703