Bodewin Warning Kepala Sekolah, Tolak Semua Titipan Siswa

Bodewin Warning Kepala Sekolah, Tolak Semua Titipan Siswa

Ambon, Pelita Maluku – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, memperingatkan seluruh kepala sekolah di Kota Ambon untuk menolak segala bentuk titipan siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Ia menegaskan proses penerimaan peserta didik harus berjalan transparan, objektif, dan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Pernyataan itu disampaikan Bodewin kepada wartawan usai memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Kota Ambon, Selasa (9/6/2026).

Menurut Bodewin, Pemerintah Kota Ambon telah berkomitmen membangun sistem pendidikan yang berintegritas. Karena itu, tidak boleh ada lagi praktik penerimaan siswa melalui jalur titipan maupun intervensi dari pihak mana pun.

"Kita sudah bersepakat melalui pakta integritas yang ditandatangani bersama. Saya tidak mau mendengar ada siswa diterima karena titipan atau karena membawa nama pejabat tertentu," tegasnya.

Ia bahkan meminta para kepala sekolah untuk tidak melayani permintaan yang datang dari pihak-pihak yang mengatasnamakan tim sukses, pejabat, maupun Wali Kota Ambon.

"Saya sampaikan kepada seluruh kepala sekolah, jangan dengar titipan dari siapa pun. Tidak ada titipan dari tim mana pun, apalagi mengatasnamakan Wali Kota Ambon," kata Bodewin.

Selain persoalan titipan, Bodewin juga menyoroti dugaan praktik perubahan alamat atau perpindahan domisili yang dilakukan hanya untuk memenuhi persyaratan masuk sekolah tertentu. Menurutnya, setiap indikasi pelanggaran harus dibuktikan secara jelas agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu atau informasi yang tidak memiliki dasar yang kuat. Pemerintah, kata dia, membutuhkan bukti konkret untuk melakukan evaluasi maupun penindakan terhadap dugaan pelanggaran dalam proses penerimaan siswa baru.

"Kalau ada temuan, laporkan dengan bukti. Jangan hanya berdasarkan isu atau katanya-katanya. Kalau memang terbukti ada pelanggaran, tentu akan kita evaluasi dan tindak sesuai aturan," ujarnya.

Bodewin menegaskan dirinya tidak pernah memberikan rekomendasi ataupun menitipkan calon siswa kepada sekolah mana pun. Karena itu, ia meminta seluruh pihak tidak menggunakan namanya untuk mempengaruhi proses penerimaan peserta didik.

"Masa Wali Kota harus titip anak masuk sekolah. Jadi tidak perlu percaya kalau ada yang mengaku membawa nama Wali Kota untuk kepentingan penerimaan siswa," katanya.

Menurut Bodewin, tujuan utama penerapan SPMB adalah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak untuk memperoleh pendidikan berdasarkan mekanisme yang adil dan transparan. Karena itu, integritas seluruh pihak yang terlibat menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Ia berharap seluruh kepala sekolah tetap konsisten menjalankan aturan yang berlaku dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun. Dengan demikian, pelaksanaan SPMB di Kota Ambon dapat berlangsung bersih, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh calon peserta didik.

"Pendidikan harus menjadi ruang yang bebas dari intervensi dan kepentingan tertentu. Semua anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan melalui proses yang jujur dan transparan," pungkasnya.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse

Sumber : https://pelitamaluku.com/bodewin-warning-kepala-sekolah-tolak-semua-titipan-siswa-detail-463268