AMBON, PELITA MALUKU - Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta mendobrak panggung Lomba Baris Berkreasi Empang ke-XXIV di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang, Sabtu (26/9/2026)
Di hadapan ratusan peserta AMGPM Daerah Kota Ambon Cabang Bethel Ranting 14, ia menegaskan lomba ini bukan ajang gaya-gayaan, melainkan ujian disiplin, kekompakan, dan mental tanggung jawab generasi muda.
Salam sambutan yang disampaikan Toisutta tepat di tengah lapangan Mandala yang dipadati peserta. Ia membuka dengan ajakan syukur, lalu langsung memotong tradisi pidato formal.
Menurutnya, Empang sudah 24 tahun hidup bukan karena seremonial, tapi karena menjadi ruang jujur bagi anak muda untuk berekspresi dan ditempa.
Ely menguliti makna baris berkreasi. Gerakan yang terlihat kompak di mata penonton, katanya, tidak lahir dari kebetulan.
"Di balik setiap gerakan yang kompak adalah latihan dan ketekunan. Di balik setiap penampilan ada kerja sama dan rasa saling percaya," tegasnya. Itu nilai yang hilang di banyak anak muda hari ini, dan Empang dipaksa untuk mengembalikannya.
Pengerahan tahun ini tidak main-main. Panitia AMGPM Bethel Ranting 14 mengerahkan peserta dari berbagai ranting se-Kota Ambon, lengkap dengan dewan juri dan tim pendukung. Pemerintah Kota Ambon memberi apresiasi penuh, karena tanpa gotong royong lintas pihak, ajang sebesar ini tidak akan jalan.
Ely menekankan, Ambon tidak butuh generasi yang hanya kreatif dan berprestasi di atas kertas. Ambon butuh anak muda yang tahan banting, menghargai perbedaan, dan peduli pada lingkungan sosialnya. Kreativitas tanpa disiplin, menurutnya, hanya jadi kebisingan.
Situasi pembukaan berlangsung meriah, tertib, dan penuh teriakan yel-yel. Tidak ada jarak antara pejabat dan peserta. Semua membaur dalam semangat persaudaraan.
Ely menutup dengan tantangan terbuka kepada peserta yang ia sebut dengan nada cinta. Ia meminta perlombaan dijalani dengan sportifitas, bukan emosi. Tampilkan kemampuan terbaik, nikmati prosesnya, jangan hanya kejar piala.
"Jangan jadikan ini rutinitas. Jadikan ini ruang temu kreativitas dan karakter," pungkasnya.
AIS FASSE - REDAKSI PELITA MALUKU
Sumber : https://pelitamaluku.com/bukan-sekadar-baris-wawali-ambon-tantang-anak-muda-di-empang-xxiv-detail-464773