Bukan Sekadar Penghargaan, Ambon Didorong Buktikan Kerja Nyata Tangani Sampah dan Stunting

Bukan Sekadar Penghargaan, Ambon Didorong Buktikan Kerja Nyata Tangani Sampah dan Stunting

AMBON, PELITA MALUKU — Pemerintah Kota Ambon mendapat dua kabar positif dari sektor pelayanan publik. Pengelolaan sampah mengantarkan Ambon meraih insentif Rp1 miliar dan disebut menempati peringkat ketiga dalam penanganan sampah tingkat nasional. Sementara itu, upaya percepatan penurunan stunting juga mencatat capaian terbaik dalam penilaian.

Capaian tersebut menjadi perhatian Pemkot Ambon. Pemerintah mengapresiasi jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang bekerja di lapangan.

Apresiasi disampaikan dalam apel pagi Pemkot Ambon di halaman belakang Balai Kota Ambon.

Untuk sektor persampahan, pemerintah menilai hasil yang diraih tidak terlepas dari kerja jajaran DLHP dalam menangani persoalan sampah yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.

“Atas kerja-kerjanya sehingga kita kemarin baru menerima bantuan ataupun insentif sebesar Rp1 miliar, dan kita berada pada peringkat ketiga dalam penanganan sampah di kota Indonesia,” ujar perwakilan Pemkot Ambon.

Meski membawa insentif dan prestasi, Pemkot mengingatkan aparatur agar tidak menjadikan penghargaan sebagai orientasi utama. Tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi dasar setiap pekerjaan.

“Penghargaan itu cuma bonus. Satu miliar itu cuma bonus. Kita melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” katanya.

Hal serupa terlihat dalam penanganan stunting. Pemkot menyebut TPPS berhasil meraih capaian terbaik setelah kerja-kerja di lapangan dapat tercermin dalam sistem penilaian.

Pemerintah mengakui sebelumnya terdapat persoalan dalam pelaporan. Berbagai program telah berjalan, tetapi dokumentasi dan penyampaian hasil kerja belum dilakukan secara optimal.

“Selama ini memang kita sudah bekerja, tetapi kita terkendala dengan penyampaian kerja-kerja kita. Bukan karena kemarin-kemarin kita tidak bekerja, kita bekerja. Tetapi karena kita tidak melakukan pelaporan dengan baik,” jelasnya.

Perbaikan sistem pelaporan membuat kerja lapangan dapat tercatat dan menjadi bagian dari penilaian.

Pemkot Ambon meminta capaian tersebut tidak berhenti pada angka, peringkat maupun penghargaan. DLHP, TPPS dan seluruh OPD terkait diminta menjaga konsistensi kerja agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Bagi Pemkot, prestasi hanyalah hasil antara. Ukuran sesungguhnya tetap berada pada kualitas pelayanan dan perubahan yang dirasakan warga.


REDAKSI PELITA MALUKU 

Sumber : https://pelitamaluku.com/bukan-sekadar-penghargaan-ambon-didorong-buktikan-kerja-nyata-tangani-sampah-dan-stunting-detail-464694