Era Baru Media di Ambon, Slaber Ubah Sistem Laporan Jadi Digital

Era Baru Media di Ambon, Slaber Ubah Sistem Laporan Jadi Digital

Ambon, Pelita Maluku — Pemerintah Kota Ambon memasuki era baru dalam pengelolaan kerja sama media setelah meluncurkan aplikasi Sistem Lapor Berita (Slaber) yang mengubah seluruh mekanisme pelaporan dari manual menjadi digital.

Peluncuran ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, di hadapan pimpinan media di Ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Rabu (22/4/2026).

Ronald menjelaskan, Slaber hadir sebagai respons atas pesatnya pertumbuhan media yang selama ini menyulitkan proses pemantauan publikasi secara menyeluruh. Sistem digital ini sekaligus menjadi bentuk penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam kerja sama media.

img-1776826096.jpg

“Selama ini pelaporan masih manual dan tidak efisien. Dengan Slaber, semua publikasi media bisa terdokumentasi secara digital dan terpantau dalam satu sistem,” ujarnya.

Melalui aplikasi ini, media cukup mengunggah dokumen perusahaan satu kali sebagai syarat kerja sama. Selanjutnya, setiap hasil publikasi dapat dilaporkan dengan menginput judul berita, kategori, tanggal tayang, serta mengunggah file bukti dalam format digital.

Perubahan ini menghapus praktik pengumpulan dokumen fisik yang selama ini dinilai membebani, baik dari sisi biaya maupun waktu. Seluruh data kini tersimpan dalam sistem dan dapat diakses kapan saja, termasuk untuk kebutuhan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bagi pemerintah, Slaber berfungsi sebagai dashboard untuk memantau efektivitas publikasi media sekaligus menjadi dasar evaluasi kerja sama setiap tahun. Sementara bagi media, sistem ini mempermudah administrasi, penyimpanan arsip, dan proses pelaporan yang lebih cepat dan terstruktur.

Selain itu, Slaber juga dilengkapi fitur komunikasi yang memungkinkan media dan pemerintah berkoordinasi langsung dalam satu platform, termasuk untuk klarifikasi informasi dan penyampaian laporan.

Ronald menegaskan, digitalisasi ini tidak mengurangi peran kritis media. Pemerintah tetap membuka ruang koreksi selama disampaikan secara etis dan berbasis data.

Ia berharap seluruh media dapat memanfaatkan Slaber secara optimal agar distribusi informasi pembangunan dan pelayanan publik di Kota Ambon semakin merata dan terukur.

“Ini bukan sekadar aplikasi, tapi langkah menuju sistem kerja sama media yang lebih transparan, efisien, dan profesional,” tandasnya.


Redaksi Pelita Maluku 

Sumber : https://pelitamaluku.com/era-baru-media-di-ambon-slaber-ubah-sistem-laporan-jadi-digital-detail-462539