Ambon, Pelita Maluku - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengakui adanya kekeliruan dalam penyampaian data kuota mudik gratis Idul Fitri 2026 untuk Provinsi Maluku. Ia memastikan, alih-alih berkurang, kuota justru meningkat 40 persen dibanding tahun sebelumnya. Klarifikasi itu disampaikan dalam keterangan pers di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/3/2026), setelah sebelumnya memaparkan kesiapan Lebaran di Polda Maluku.
Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kuota mudik gratis tahun 2026 untuk Maluku mengalami kenaikan signifikan. Pada 2025, jumlah tiket tercatat sebanyak 1.600. Tahun ini, kuota bertambah menjadi sekitar 14.000 tiket.
Gubernur menjelaskan, peningkatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas akses transportasi laut gratis bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Provinsi Maluku juga akan menyurati Kementerian Perhubungan guna meminta tambahan kuota pada gelombang kedua. Estimasi penambahan yang diusulkan mencapai 10.000 tiket.
“Gelombang pertama sudah disetujui dengan kenaikan 40 persen. Kita berharap permohonan berikutnya juga mendapat respons agar lebih banyak warga bisa pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
Selain mengandalkan dukungan pusat, Pemprov Maluku menyiapkan bantuan tiket gratis tambahan dari daerah sebagai langkah konkret membantu masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Program mudik gratis ini difokuskan pada transportasi laut, mengingat karakteristik geografis Maluku sebagai daerah kepulauan yang bergantung pada konektivitas antar pulau.
Redaksi Pelita Maluku - Ais
Sumber : https://pelitamaluku.com/gubernur-akui-salah-data-kuota-mudik-gratis-maluku-justru-naik-40-persen-detail-461992