Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Ambon, Pelita Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menerima massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat di depan Kantor Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang mencakup persoalan nasional maupun berbagai isu daerah yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku menerima dan mendengarkan aspirasi tersebut secara terbuka melalui dialog langsung dengan perwakilan mahasiswa.

Usai menerima massa aksi, Gubernur Hendrik Lewerissa mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan pendapat secara tertib dan damai sebagai bagian dari pelaksanaan hak demokrasi warga negara.

“Kami mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang menggunakan hak demokrasinya dengan baik. Aspirasi disampaikan secara damai dan tertib, sehingga kami menyampaikan terima kasih atas sikap yang ditunjukkan,” kata Gubernur.

Menurutnya, berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa terbagi dalam dua kelompok, yakni persoalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dan isu yang berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku.

Gubernur menegaskan, seluruh aspirasi yang berkaitan dengan kewenangan daerah akan dipelajari secara mendalam sebelum diambil langkah tindak lanjut. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan maupun keputusan pemerintah harus didasarkan pada data, fakta, dan kajian yang komprehensif.

“Kami mendengar seluruh aspirasi yang disampaikan. Namun setiap tuntutan tentu harus dipelajari berdasarkan data dan fakta yang valid agar langkah yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan menutup diri terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Sebaliknya, setiap aspirasi yang memiliki dasar yang kuat dan relevan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Sepanjang memiliki data yang valid dan memang perlu disikapi, tentu akan kami tindak lanjuti. Pemerintah tidak boleh menutup telinga terhadap aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang dinilainya memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan publik dan kondisi masyarakat. Menurutnya, partisipasi generasi muda menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan daerah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Seluruh aspirasi yang disampaikan, lanjutnya, akan dikaji sesuai mekanisme yang berlaku serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat sebagai wujud penyelenggaraan pemerintahan yang partisipatif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse




Sumber : https://pelitamaluku.com/gubernur-dan-wakil-gubernur-maluku-terima-aspirasi-mahasiswa-tegaskan-kebijakan-harus-berbasis-data-detail-463384