Gubernur Maluku Apreseasi Kinerja TPID Kendalikan Inflasi

Gubernur Maluku Apreseasi Kinerja TPID Kendalikan Inflasi

Malteng, Pelita maluku.com  - Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku Tahun 2023 yang ditandai dengan pemukulan tifa, pada Selasa (11/4/2023) bertempat di The Natsepa Hotel & Resort.

Rakorda yang diselenggarakan di bawah sorotan Tema : “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi Daerah”.

Hadir pada kesempatan itu, Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku dan Istri, Bupati/Walikota se-Maluku, Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku, Forkopimda Kabupaten/Kota, Pimpinan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal, dan pihak lainnya.

Ketua TGPP Provinsi Maluku Hadi Basalamah dalam laporannya mengatakan, Rakor ini merupakan inisiasi dan instruksi Gubernur Maluku, berkaitan dengan tindaklanjut hasil pembahasan Gubernur seluruh Indonesia dengan Presiden RI, ada 8 kunci indicator performance, dimana salah satunya berkaitan dengan inflasi.

“Pertemuan ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan program dan memastikan seluruh pasokan terdistribusi, serta harga bahan pangan pokok harus terjamin, terkendali dan tidak berdampak kepada inflasi.” Tambahnya.

Menurutnya, berdasarkan situasi dan perkembangan harga kebutuhan pokok di Provinsi Maluku sampai dengan hari ini, baik dari segi harga maupun kesediaannya terjangkau oleh daya beli masyarakat, karena tidak ada pembelian yang berlebihan, yang dapat menimbulkan kenaikan harga.

Buktinya, dari bulan Maret kemarin inflasi Maluku sangat terkendali saat Hari Besar Keagamaan Nasional dari 5,4% yoy dibandingkan bulan sebelumnya 5,70%.

Turunnya inflasi ini karena stabilnya pangan yang bisa dikendalikan, dan sampai hari ini berdasarkan pengecekan tidak ada harga yang mengalami kenaikan yang berlebihan, dan dipastikan stok pada bulog dan distributor di cek langsung on the spot cek dengan bersama Dinas terkait dan TPID. Sementara untuk koordinasi dari tingkat pusat mengenai suplai minyak goreng, Maluku adalah satu-satunya Provinsi yang mempunyai ketahanan minyak goreng di atas rata-rata, begitu juga beras dan gula.” Ungkapnya.

Ia juga menyampaikan,  beberapa waktu lalu Gubernur telah melakukan penandatanganan Komitmen dengan direktur utama perum bulog yang merupakan salah satu perintah utama Presiden, untuk melakukan penyerapan beras di tingkat petani, sehingga saat ini nilai tukar petani kita 103,82 dan menunjukan perbaikan ekonomi.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada Forkopimda Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota Se-Maluku yang telah hadir dalam Rakorda ini sebagai bentuk sinergitas antara seluruh stakeholder dalam upaya pengendalian angka inflasi di negeri raja-raja yang sama-sama kita cintai.

Dijelaskan Gubernur, komoditas penyumbang inflasi di Maluku pada bulan Maret 2023 adalah sektor angkutan darat, dimana karena kenaikan harga yang signifikan, ia minta kepada TPID Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota secepatnya menangani hal ini secara serius.

“Tidak perlu ragu-ragu untuk mengintervensi harga dalam belanja tidak terduga sebagaimana arahan presiden saat Rakornas penanganan inflasi tahun 2022 guna membantu sektor transportasi,”ungkap Gubernur (Onsal)

Sumber : https://pelitamaluku.com/gubernur-maluku-apreseasi-kinerja-tpid-kendalikan-inflasi-detail-447904