Ambon, Pelita Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Kamis (12/3/2026), sebagai langkah memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Maluku berlangsung aman dan tertib.
Apel tersebut menjadi tanda dimulainya operasi pengamanan Lebaran yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait.
Sebelum apel dimulai, para tokoh agama di Maluku menyampaikan deklarasi bersama yang mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya saat malam takbiran, agar berlangsung damai dan penuh kekhidmatan.
Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyematkan tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat 2026.
Dalam amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan gubernur, apel gelar pasukan merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan.
Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk memastikan arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi global yang berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi, termasuk fluktuasi harga energi.
Namun demikian, berdasarkan data Pertamina, stok bahan bakar minyak dan gas nasional masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Selain pengamanan arus mudik, aparat juga diminta mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, balap liar, maupun konflik antar kelompok.
Patroli di titik-titik rawan akan ditingkatkan dengan melibatkan unsur keamanan masyarakat serta dukungan berbagai instansi.
Personel juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dengan menyiapkan tim tanggap darurat dan sarana pendukung untuk penanganan situasi darurat.
Di sisi lain, pelayanan kepada masyarakat akan diperkuat melalui optimalisasi layanan darurat 110, sehingga warga dapat dengan cepat melaporkan situasi yang membutuhkan penanganan aparat.
Gubernur menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat bergantung pada kerja sama semua pihak agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Maluku, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, jajaran TNI-Polri, tokoh agama, serta pimpinan instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Sumber : https://pelitamaluku.com/gubernur-maluku-pimpin-apel-operasi-ketupat-2026-detail-462120