HIMAPEL KKT - AMBON Nilai Penurunan Penumpang KM Sabuk 34 Tidak Manusiawi

HIMAPEL KKT - AMBON Nilai Penurunan Penumpang KM Sabuk 34 Tidak Manusiawi

Ambon, Pelita Maluku.com – Perlakukan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terkait proses penurunan penumpang KM Sabuk 34, dinilai Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku KKT-Ambon (HIMAPEL KKT-AMBON) tidaklah manusiawi. 

Pasalnya penumpang yang diturunkan oleh Gustu KKT, diperlakukan seperti barang bawaan atau hewan peliharaan (menggunakan crane). padahal dalam protokel penanganan Covid-19 semuanya telah diatur secara baik, tapi yang terjadi di KKT, sangat memprihatinkan. 

“saya sangat menyesalkan tindakan tidak terpuji ini, yang dilakukan oleh tim gugus tugas kepulauan tanimbar. Mereka yang turun dari kapal itu manusia bukan barang bawaan maupun Hewan peliharaan,” Ungkap Ketua Umum Himapel KKT-Ambon Nikodemus Antonis Saulahirwan, SH, kepada Pelita Maluku.com, Senin (07/09/2020).

img-1599475484.jpg

Menurut Saulahirwan, apa yang telah dipertontonkan Tim Gustu KKT bagi penumpang Sabuk 34, menunjukkan bahwa mereka tidak punya rasa kemanusiaan dan lanjut Saulahirwan harus disikapi secara serius, jika tidak perbuatan seperti ini akan terus terjadi dan pada akhirnya  dapat menimbulkan persoalan baru. 

Hebatnya lagi, Tim Gustu KKT yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) hanya berdiri santai dan menonton proses yang terjadi. Sementara kaum buru pelabuhan yang sibuk untuk menurunkan para penumpang.

Olehnya itu, pada kesempatan ini Saulahirwan meminta, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH, MH, selaku Ketua Gugus Tugas Kepulauan Tanimbar segera mengevaluasi kinerja anak buahnya yang melakukan tindakan yang yang sangat tidak manusiawi, sehingga dikemudian hari hal serupa tidak terulang lagi,” Tutup Putra Asal Desa Keliobar Itu (PM.007)


Sumber : https://pelitamaluku.com/himapel-kkt-ambon-nilai-penurunan-penumpang-km-sabuk-34-tidak-manusiawi-detail-429702