HUT ke-42 Gereja Kehidupan, Jemaat Diajak Tak Sekadar Beribadah, tetapi Menghadirkan Perubahan

HUT ke-42 Gereja Kehidupan, Jemaat Diajak Tak Sekadar Beribadah, tetapi Menghadirkan Perubahan

AMBON, PELITA MALUKU – Gereja tidak cukup hanya menjadi tempat umat berkumpul dan beribadah. Kehadirannya harus mampu membentuk karakter, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan inilah yang mengemuka pada Perlombaan Gerak jalan cepat tepat dalam memperingati perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Gereja Kehidupan di Dusun Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Majelis Jemaat GPM Nusaniwe Eri, Pdt. Ny. Telly Pattiwael Aunalal, saat mengawali rangkaian perayaan HUT Gereja Kehidupan tahun 2026 yang ditandai dengan lomba gerak jalan cepat tepat.

Menurutnya, bertambahnya usia gereja bukan sekadar perubahan angka, melainkan momentum untuk mensyukuri kasih Tuhan sekaligus mengevaluasi peran gereja dalam membangun kehidupan umat dan masyarakat.

Ia menegaskan, Gereja Kehidupan harus menjadi pusat pembinaan yang menanamkan nilai kasih, tanggung jawab, dan persaudaraan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dengan demikian, nilai-nilai iman tidak berhenti dalam kegiatan ritual, tetapi diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

Perkuat Persaudaraan Lewat Kebersamaan

Rangkaian perayaan diawali dengan lomba gerak jalan cepat tepat yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Lohukay, AP, yang mewakili Wakil Wali Kota Ambon.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa dan pelepasan peserta di depan gedung Gereja Kehidupan.

Dalam sambutan Wakil Wali Kota Ambon yang dibacakannya, Luhukay menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jemaat yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan peserta agar menjaga ketertiban, keselamatan, dan sportivitas. Menurutnya, menang atau kalah bukanlah hal utama karena nilai terpenting dari perlombaan adalah kebersamaan dan persaudaraan.

Pemerintah Kota Ambon juga menekankan pentingnya peran gereja dan lembaga keagamaan dalam membangun karakter masyarakat, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan kota yang inklusif dan toleran.

Melalui perayaan HUT ke-42 ini, Gereja Kehidupan diharapkan terus bertumbuh menjadi persekutuan yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga nyata dalam pelayanan dan kepedulian terhadap sesama.

Sebab, makna kehadiran gereja pada akhirnya tidak hanya terlihat dari bangunannya, tetapi dari perubahan positif yang dihadirkannya bagi kehidupan umat dan masyarakat.


AIS FASSE -  REDAKSI PELITA MALUKU

Sumber : https://pelitamaluku.com/hut-ke-42-gereja-kehidupan-jemaat-diajak-tak-sekadar-beribadah-tetapi-menghadirkan-perubahan-detail-464942