AMBON, PELITA MALUKU — Perayaan HUT ke-81 TNI di Maluku tak sekadar dentuman upacara dan atraksi drumband. Di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (5/10/2026), ratusan warga kecil justru menjadi bagian penting dari perayaan ketika TNI membagikan 500 paket sembako dan mengajak mereka makan siang bersama.
Penarik becak, sopir angkot, pengemudi ojek pangkalan, pengemudi ojek online hingga anak-anak sekolah menerima bantuan tersebut. Mereka bukan sekadar tamu dalam perayaan HUT TNI, tetapi menjadi wajah rakyat yang ingin disentuh langsung oleh kehadiran prajurit.
Suasana yang awalnya berlangsung khidmat berubah hangat ketika prajurit, pejabat daerah, dan masyarakat duduk bersama. Tidak ada jarak yang mencolok. Makan siang menjadi ruang sederhana untuk memperlihatkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan di atas panggung.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi pijakan untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit.
“Semoga HUT ke-81 ini menjadi momentum penguat dan meningkatkan profesionalisme TNI bersama rakyat,” kata Lewerissa.
Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko bahkan menegaskan TNI akan terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk hingga wilayah pelosok.
“Kami dari TNI akan selalu hadir sebagai solusi bagi semua yang membutuhkan. Mudah-mudahan kehadiran TNI bisa betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Wawan.
Menurutnya, TNI dan rakyat memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Prajurit memiliki tugas menjaga negara, sementara rakyat menjadi kekuatan sosial yang menopang kehidupan bangsa.
Perayaan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun untuk prajurit berprestasi dari tiga matra.
Namun, pesan terkuat justru datang dari 500 paket sembako yang dibagikan kepada warga. Di tengah kebutuhan hidup yang terus menekan, bantuan itu menjadi bukti bahwa ulang tahun TNI bukan hanya tentang usia dan seremoni, tetapi tentang seberapa nyata prajurit hadir di tengah rakyat.
AIS FASSE - REDAKSI PELITA MALUKU