Ambon, Pelita Maluku – Pemerintah Kota Ambon bergerak cepat menekan dampak inflasi yang mencapai 5,9 persen dengan menggelar pasar murah bersubsidi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan berlangsung di Masjid Ar’Rauf, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (3/3/2026), dan dibuka langsung Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu lonjakan permintaan jelang hari besar keagamaan. Data inflasi Februari yang dirilis Badan Pusat Statistik mencatat angka 5,9 persen, baik nasional maupun daerah, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.
“Angka inflasi ini menjadi peringatan karena masyarakat yang paling merasakan dampaknya,” kata Wattimena.
Sebagai bentuk intervensi pasar, Pemkot Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyediakan paket sembako yang di pasaran bernilai sekitar Rp135 ribu. Pemerintah menyubsidi Rp83 ribu, sehingga warga cukup membayar Rp55 ribu per paket.
Menurut Wali Kota, subsidi lebih dari separuh harga riil itu ditujukan untuk membantu warga, terutama umat Muslim yang bersiap merayakan Lebaran.
Pasar murah ini akan digelar bertahap di seluruh kecamatan agar manfaatnya merata. Pemerintah juga menekankan pentingnya distribusi yang tepat sasaran, dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan.
Pemkot berharap intervensi ini mampu menjaga stabilitas harga, menahan laju inflasi, sekaligus meringankan beban ekonomi warga menjelang Idul Fitri 1447 H di Kota Ambon.
Sumber : https://pelitamaluku.com/inflasi-5-9-persen-pemkot-ambon-jual-sembako-rp55-ribu-jelang-lebaran-detail-461959