Kominfo Maluku Siapkan “Lawamena Satu Data”, Uji Serius Integrasi Data Daerah

Kominfo Maluku Siapkan “Lawamena Satu Data”, Uji Serius Integrasi Data Daerah

Ambon, Pelita Maluku — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku mulai mematangkan peluncuran portal “Lawamena Satu Data Maluku”, sebuah sistem yang ditargetkan menjadi pusat integrasi data daerah. Program ini diuji sebagai jawaban atas persoalan klasik: data yang tercecer, tidak sinkron, dan kerap menghambat perencanaan pembangunan.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo Maluku, Titus F. Renwarin, di Ambon, Kamis (23/4/2026). Rapat diikuti jajaran bidang statistik dan sektoral untuk memastikan kesiapan teknis hingga substansi sebelum peluncuran resmi.

Renwarin menyebut, portal Lawamena Satu Data akan mengintegrasikan data lintas sektor dalam satu sistem yang bisa diakses oleh pemerintah, investor, hingga publik. “Portal ini dirancang untuk memuat data sektoral dan terintegrasi, sehingga memudahkan perencanaan, pengambilan keputusan, dan kebutuhan investasi,” ujarnya.

Langkah ini dinilai penting, mengingat selama ini persoalan data sering menjadi titik lemah dalam kebijakan daerah. Ketidaksinkronan antarinstansi membuat perencanaan tidak presisi dan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.

Menurut Renwarin, peluncuran portal ini juga mendapat perhatian dari Gubernur Maluku yang mendorong percepatan implementasi. Karena itu, seluruh tahapan persiapan disebut dilakukan lebih ketat, termasuk validasi data dan kesiapan infrastruktur sistem.

Namun, tantangan tidak ringan. Integrasi data lintas sektor membutuhkan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah, termasuk disiplin dalam memperbarui dan menyajikan data yang akurat.

Kominfo Maluku juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pusat Statistik, guna memastikan sistem yang dibangun sejalan dengan kebijakan nasional Satu Data Indonesia.

“Dukungan semua pihak penting agar sistem ini tidak berhenti sebagai portal, tetapi benar-benar digunakan dalam pengambilan kebijakan,” kata Renwarin.

Jika berjalan sesuai rencana, Lawamena Satu Data Maluku tidak hanya menjadi etalase informasi, tetapi juga instrumen strategis untuk menarik investasi. Data yang terbuka dan terintegrasi dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan investor terhadap daerah.

Peluncuran program ini sekaligus menjadi ujian: apakah Maluku mampu keluar dari persoalan data yang selama ini menghambat, atau justru kembali terjebak pada sistem yang tidak berkelanjutan.


Redaksi Pelita Maluku 

Sumber : https://pelitamaluku.com/kominfo-maluku-siapkan-lawamena-satu-data-uji-serius-integrasi-data-daerah-detail-462559