Koperasi Merah Putih Siap Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Koperasi Merah Putih Siap Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Ambon, Pelita Maluku – Koperasi Merah Putih (KMP) diproyeksikan menjadi penggerak baru ekonomi daerah di Provinsi Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus mempercepat kesiapan operasional koperasi tersebut, mulai dari penguatan kelembagaan hingga pembangunan gerai yang akan menopang aktivitas usaha masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Suryanti Anwar, usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke-79 yang digelar di Ambon, Rabu (15/7/2026).Peringatan yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Jaya" itu dilaksanakan beberapa hari setelah tanggal peringatannya, karena 12 Juli 2026 bertepatan dengan hari Minggu.

Suryanti mengatakan, memasuki usia ke-79, koperasi tetap menjadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Selain terus membina koperasi yang telah lama berdiri, pemerintah juga mendorong percepatan pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai program strategis nasional.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih merupakan komitmen Presiden untuk membangun ekonomi masyarakat dari desa hingga perkotaan melalui sistem usaha berbasis koperasi.

"Kami berharap Koperasi Merah Putih mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku maupun kabupaten dan kota. Karena itu bukan hanya masyarakat, tetapi pelaku UMKM juga harus bergabung dalam koperasi agar memperoleh manfaat yang lebih besar," ujar Suryanti.

Ia menjelaskan, bergabung dalam koperasi akan mempermudah pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

"Kalau UMKM berjalan sendiri-sendiri tentu lebih sulit berkembang. Melalui koperasi, pemasaran produk dan akses usaha akan jauh lebih mudah karena dilakukan secara bersama dalam satu badan usaha," katanya.

Suryanti mengungkapkan, secara kelembagaan Koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Maluku, mencakup sekitar 1.200 desa dan 35 kelurahan. Seluruh koperasi tersebut telah memiliki akta pendirian sebagai badan hukum dan kini memasuki tahap pembangunan gerai usaha.

Berdasarkan data terbaru yang dimiliki Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, sebanyak 37 gerai Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun dengan progres mencapai 100 persen.

Ia menjelaskan, data tersebut telah disinkronkan dengan data Simkodes dan Kodam XV/Pattimura karena pembangunan gerai dilakukan melalui kerja sama PT Agrinas bersama TNI dalam rangka mempercepat pelaksanaan program nasional.

Meski bangunan gerai telah rampung, hingga kini pengisian fasilitas oleh PT Agrinas masih dalam proses. Pemerintah Provinsi Maluku terus melakukan koordinasi agar seluruh gerai dapat segera difungsikan.

"Kami berharap PT Agrinas segera melakukan pengisian gerai sehingga operasional Koperasi Merah Putih bisa segera dimulai. Ini merupakan program prioritas nasional yang harus segera dijalankan sesuai arahan Presiden," tegasnya.

Suryanti menambahkan, keberhasilan Koperasi Merah Putih sangat bergantung pada partisipasi masyarakat sebagai anggota. Semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang bergabung, semakin besar pula kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah, lanjutnya, menargetkan peluncuran operasional sekitar 25.000 hingga 30.000 Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia pada Agustus 2026. Provinsi Maluku diharapkan menjadi salah satu daerah yang siap mengikuti peluncuran tersebut sehingga koperasi dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse 

Sumber : https://pelitamaluku.com/koperasi-merah-putih-siap-jadi-penggerak-ekonomi-daerah-detail-463790