Krisis Air Bersih di Batu Merah, Wattimena Siap Ambil Alih PT DSA

Krisis Air Bersih di Batu Merah, Wattimena Siap Ambil Alih PT DSA

Ambon, Pelita Maluku – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan langkah tegas Pemerintah Kota Ambon untuk mengakhiri krisis air bersih di kawasan Batu Merah, dan Karang Panjang yang telah membuat warga tidak terlayani selama satu bulan lebih satu minggu.

Penegasan tersebut disampaikan Wattimena saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah kota terkait penanganan air bersih dan pemanfaatan bantuan mobil tangki dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Khusus di Batu Merah, sudah satu bulan lebih warga tidak terlayani air bersih. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Wattimena saat apel perdana bersama seluruh jajaran ASN di halaman Parkir Pemkot Ambon, Senin (05/01/2026)

Ia menyatakan, Pemkot Ambon akan melakukan kajian hukum untuk mengambil alih pengelolaan PT DSA, perusahaan yang selama ini menangani layanan air di wilayah tersebut. Langkah ini ditempuh demi memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi.

“Saya akan coba semua cara sesuai aturan hukum. Kalau tidak bisa diselesaikan dengan cara baik-baik, pemerintah kota akan bertindak tegas agar masyarakat bisa terlayani,” ujarnya.

Namun demikian, Wattimena menegaskan bahwa pengambilalihan PT DSA akan ditempuh melalui jalur hukum, dengan melibatkan berbagai lembaga terkait, termasuk Kejaksaan, BPK, dan Kepolisian, guna memastikan proses berjalan sah dan bermartabat.

“Ini soal harga diri pemerintah kota. Kita tidak boleh kalah ketika rakyat tidak mendapatkan hak dasarnya. Karena itu semua harus dikoordinasikan dan dilakukan secara hukum,” tegasnya.

Wattimena meminta seluruh pihak terkait agar tidak menghambat proses tersebut dan mempercepat langkah-langkah administratif serta hukum yang diperlukan.

“Saya minta jangan terlalu lama. Kita harus segera ambil alih supaya pengelolaan air bersih di kawasan Karpan, Batu Merah, bisa berjalan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, untuk penanganan darurat, Pemkot Ambon akan memaksimalkan mobil tangki bantuan BNPB yang telah diserahkan secara resmi beberapa minggu lalu dan kini dioperasikan oleh BPBD Kota Ambon.

Mobil tersebut tidak hanya digunakan untuk penanganan bencana, tetapi juga untuk distribusi air bersih, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan suhu di Kota Ambon yang sempat mencapai 38 derajat Celsius.

“Kalau terjadi kekeringan dan krisis air bersih, mobil ini bisa langsung digunakan untuk membantu masyarakat,” pungkas Wattimena.


Redaksi Pelita Maluku - Ais



Sumber : https://pelitamaluku.com/krisis-air-bersih-di-batu-merah-wattimena-siap-ambil-alih-pt-dsa-detail-461153