AMBON, PELITA MALUKU — Lima menit setelah menerima laporan masyarakat, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon tiba di lokasi kebakaran sampah di kawasan Benteng, RT 003/RW 001, Selasa (22/9/2026).
Laporan diterima sekitar pukul 12.00 WIT. Petugas dari Pos Mako langsung bergerak membawa satu unit mobil pemadam kebakaran dan 10 personel menuju lokasi.
Respons cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api membesar dan merambat ke lingkungan sekitar, terlebih kondisi kemarau panjang membuat material kering lebih mudah terbakar.
Setelah dilakukan penanganan, situasi di lokasi dinyatakan aman pada pukul 12.27 WIT. Petugas kemudian memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan sebelum kembali ke Mako.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan kondisi cuaca ekstrem dan kemarau panjang mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Ia meminta warga tidak membakar sampah secara sembarangan maupun melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Rumput dan tanaman yang mengering selama musim kemarau dinilai dapat mempercepat penyebaran api apabila pembakaran tidak dikendalikan.
“Jangan membakar sampah sembarangan atau melakukan pembakaran yang bisa memicu kebakaran lahan. Dalam kondisi kemarau panjang, rumput dan tanaman kering sangat mudah terbakar,” ujar Alfredo saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (22/9/2026).
Alfredo juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi rumah sebelum bepergian. Berbagai peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran perlu diperiksa dan dipastikan dalam kondisi aman.
Terkait kebutuhan air untuk pemadaman, Alfredo menyebut sejauh ini masih dapat diantisipasi dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Ia mengajak masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin. Laporan dapat disampaikan melalui Pos Ambon 0911-351113, Pos Passo 0911-361113, Pos Hative Besar 0911-3670113, atau Call Center 112.
REDAKSI PELITA MALUKU