AMBON, PELITA MALUKU — Pendidikan Kota Ambon memasuki babak baru. Lisa Wattimena resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kota Ambon masa bakti 2025–2030, dengan membawa pesan tegas: membangun generasi masa depan tidak bisa dilakukan sekolah sendirian.
Pengukuhan istri Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena itu berlangsung dalam Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon di Kamari Hotel, Kamis (20/8/2026). Pengukuhan berdasarkan SK Pengurus PGRI Provinsi Maluku Nomor 12/MAL/XXIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026.
Lisa menegaskan, amanah sebagai Bunda Guru bukan sekadar simbol atau seremoni. Jabatan tersebut harus diterjemahkan dalam kerja nyata, terutama dalam mendengar dan merespons persoalan yang dihadapi guru serta anak-anak di Kota Ambon.
“Pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. Pemerintah, guru, orang tua dan masyarakat harus berjalan beriringan,” tegas Lisa.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai lokal Maluku. Persaudaraan, gotong royong, toleransi dan sikap saling menghargai harus ditanamkan sejak dini agar kemajuan pendidikan tidak hanya melahirkan generasi pintar, tetapi juga berkarakter.
Dukungan datang dari Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena. Ia menilai kehadiran Bunda Guru dapat menjadi kekuatan tambahan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan dan tenaga pendidik.
Pemkot Ambon, kata Bodewin, tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kapasitas guru serta mendorong peningkatan literasi dan numerasi peserta didik.
Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon pun menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah menghadapi tantangan pendidikan. Pemerintah, PGRI dan Bunda Guru didorong tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi membangun satu gerakan bersama demi pendidikan Ambon yang lebih merata, berkualitas dan berkeadilan.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Sumber : https://pelitamaluku.com/lisa-wattimena-jadi-bunda-guru-ambon-serukan-pendidikan-tak-bisa-jalan-sendiri-detail-464204