Jakarta, Pelita Maluku — Provinsi Maluku membawa kekayaan seni, budaya, kerajinan, hingga produk UMKM ke panggung nasional melalui ajang Discover Nusantara 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.
Keikutsertaan Maluku dalam kegiatan yang digelar Hotel Borobudur Jakarta bersama Forum Komunikasi Anjungan Daerah Se-Indonesia (FORKAPPSI) tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas promosi produk unggulan daerah sekaligus membuka akses pasar bagi pelaku UMKM Maluku.
Pameran yang berlangsung selama 28 hari dan terbagi dalam tiga fase itu diikuti melalui sinergi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku, Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pariwisata, serta Anjungan Maluku Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kehadiran Maluku turut dihadiri Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta Saiful Indra Patta dan Kepala Anjungan Maluku TMII Stella Tanasale.
Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Beby Lewerissa, menyambut positif penyelenggaraan Discover Nusantara 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang promosi yang penting bagi produk unggulan Maluku agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Discover Nusantara 2026. Ini menjadi wadah yang luar biasa bagi Provinsi Maluku untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai produk UMKM unggulan, busana tenun, hingga beragam pangan lokal khas daerah yang dikemas secara higienis dan praktis,” kata Maya, Rabu (12/8/2026).
Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah dengan sektor swasta dapat terus diperkuat sehingga mampu meningkatkan daya saing produk UMKM Maluku sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta seperti ini dapat terus berkelanjutan guna mendorong daya saing produk UMKM Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, Saiful Indra Patta, mengatakan keterlibatan Maluku merupakan bagian dari strategi memperluas promosi potensi daerah melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Menurut Saiful, konsep stan Maluku dirancang secara khusus berdasarkan arahan Ketua Dekranasda Maluku, dengan menempatkan produk kerajinan, UMKM, busana tenun, serta pangan lokal sebagai bagian utama promosi.
“Beliau menekankan pentingnya berkolaborasi secara luas untuk menghadirkan produk-produk kerajinan dan UMKM unggulan Maluku agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” kata Saiful saat meninjau booth pameran.
Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, khususnya agenda peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, penguatan UMKM, serta pembukaan akses pasar bagi produk daerah.
Dalam ajang tersebut, Maluku tidak hanya menampilkan produk kerajinan dan busana tenun ikat. Pangan lokal juga menjadi bagian penting dari materi promosi.
Sejumlah produk berbahan dasar sagu dan singkong ditampilkan dalam bentuk olahan kemasan yang praktis dan higienis. Inovasi pengemasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah pangan lokal sekaligus memperluas peluang penetrasi ke pasar modern dan industri kuliner.
Promosi Maluku juga diperkuat dengan pertunjukan seni. Kepala Anjungan Maluku TMII, Stella Tanasale, mengatakan pihaknya telah menyiapkan penampilan khusus bagi pengunjung Discover Nusantara 2026.
Salah satunya pertunjukan Seni Tifa Ukulele yang akan digelar pada 15 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB di Lobi Utama Hotel Borobudur Jakarta.
“Sebagai salah satu penampilan spesial untuk menghibur para pengunjung, pada tanggal 15 Agustus pukul 15.00 WIB, kami akan menyuguhkan pertunjukan Seni Tifa Ukulele secara langsung di Lobi Utama Hotel Borobudur Jakarta,” jelas Stella.
Selain menjadi ruang promosi produk, Discover Nusantara 2026 juga menjadi etalase bagi daerah untuk memperkenalkan seni pertunjukan, destinasi wisata, budaya, peluang investasi, serta potensi ekonomi kreatif.
Bagi Maluku, keikutsertaan dalam ajang tersebut diharapkan tidak berhenti pada promosi semata. Pameran ini diarahkan menjadi pintu masuk bagi produk UMKM dan ekonomi kreatif Maluku untuk memperoleh pasar yang lebih luas, memperkuat jejaring usaha, serta meningkatkan nilai ekonomi potensi lokal.
Dengan membawa tenun, kerajinan, pangan lokal dan seni pertunjukan ke Jakarta, Maluku berupaya menempatkan kekayaan daerah bukan sekadar sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing di pasar nasional dan internasional.
Redaksi Pelita Maluku Ais Fasse
Sumber : https://pelitamaluku.com/maluku-pamerkan-tenun-pangan-lokal-dan-seni-budaya-di-discover-nusantara-2026-jakarta-detail-464113