Musda Golkar Ambon Memanas, Richard Louhenapessy Ingatkan Risiko Kader Hengkang

Musda Golkar Ambon Memanas, Richard Louhenapessy Ingatkan Risiko Kader Hengkang

AMBON, PELITA MALUKU — Gejolak internal mewarnai Musyawarah Daerah (Musda) ke-X DPD Partai Golkar Kota Ambon, Sabtu (10/10/2026). Di tengah agenda konsolidasi partai, ratusan kader dari lima kecamatan justru menggelar demonstrasi di depan Swiss-Belhotel Ambon untuk mempersoalkan pelaksanaan Musda.

Situasi ini mendapat perhatian mantan Ketua DPD Partai Golkar Maluku sekaligus mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. Ia mengingatkan bahwa Golkar tidak akan mampu bangkit tanpa solidaritas, komunikasi, dan kesediaan pemimpin merangkul seluruh kader.

Berbicara kepada wartawan di depan hotel, Richard menegaskan bahwa perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui konsolidasi, bukan dibiarkan berkembang menjadi perpecahan.

Menurutnya, siapa pun yang memimpin Golkar Kota Ambon harus merangkul semua kelompok karena setiap kader memiliki kekuatan dan dukungan di tingkat bawah.

Richard juga mengingatkan risiko politik jika konflik internal terus berlarut. Kader yang merasa tidak mendapat ruang, kata dia, bisa saja memilih bergabung dengan partai lain sehingga merugikan Golkar.

Ia meminta seluruh pihak kembali duduk bersama setelah Musda untuk memperbaiki komunikasi dan menyatukan langkah organisasi.

Di lokasi yang sama, Ketua Golkar Ranting Kecamatan Baguala, Yosep Ruban, menyampaikan keberatan terhadap pelaksanaan Musda. Ia mengatakan kader dari lima kecamatan ingin memperoleh ruang komunikasi untuk menyampaikan pandangan mengenai mekanisme organisasi.

Yosep menyebut pihaknya masih berpegang pada agenda Musda sebelumnya yang, menurut keterangannya, belum dicabut secara resmi.

Penolakan serupa disampaikan Sekretaris Golkar Kecamatan Nusaniwe, Edwin Manusiwa. Ia menilai pelaksanaan Musda bermasalah dan mempertanyakan kesesuaiannya dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Edwin juga memperingatkan bahwa konflik yang tidak diselesaikan dapat berdampak buruk terhadap masa depan Golkar Kota Ambon.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan penyelenggara Musda mengenai keberatan para kader. Klaim mengenai keabsahan pelaksanaan Musda pun masih membutuhkan klarifikasi dari pimpinan partai terkait.

Gejolak ini menempatkan konsolidasi internal sebagai pekerjaan penting bagi Golkar Kota Ambon, terutama untuk mencegah perbedaan pandangan berkembang menjadi perpecahan berkepanjangan.


AIS FASSE REDAKSI PELITA MALUKU 


Sumber : https://pelitamaluku.com/musda-golkar-ambon-memanas-richard-louhenapessy-ingatkan-risiko-kader-hengkang-detail-464934