Pelaku Penganiayaan Maut di Saparua Ditangkap, Warga Diminta Jaga Perdamaian

Pelaku Penganiayaan Maut di Saparua Ditangkap, Warga Diminta Jaga Perdamaian

Ambon, Pelita Maluku – Kepolisian bergerak cepat menangani kasus penganiayaan yang menewaskan seorang warga di Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah. Terduga pelaku telah diamankan, sementara situasi keamanan di Negeri Tuhaha dan Negeri Administratif Mahu dipastikan kembali kondusif.

Kepastian itu disampaikan Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, usai meninjau langsung lokasi kejadian, bertemu pemerintah negeri, tokoh masyarakat, dan keluarga korban, Selasa (4/8/2026).

Menurut Andrias, langkah cepat dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan tanpa hambatan sekaligus mencegah insiden tersebut berkembang menjadi konflik sosial di tengah masyarakat Pulau Saparua.

"Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," tegas Andrias.

Selain mengamankan pelaku, Polresta Ambon bersama Polsek Saparua mengerahkan personel gabungan untuk memperkuat pengamanan di wilayah terdampak. Kehadiran aparat ditujukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolresta juga menggelar dialog bersama Raja, Saniri, dan pemerintah Negeri Tuhaha serta Negeri Administratif Mahu. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah negeri sepakat menjaga hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Andrias mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu provokatif maupun informasi yang belum terverifikasi, karena dikhawatirkan dapat memperkeruh situasi.

"Jangan biarkan tindakan satu orang merusak ikatan persaudaraan yang telah lama terbangun. Ini adalah persoalan hukum yang harus diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan menjadi konflik antar negeri," ujarnya.

Sebagai bentuk empati, Kapolresta bersama jajaran turut mengunjungi rumah duka dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia memastikan hak keluarga korban mendapat perhatian dan proses penyidikan dilakukan secara objektif.

Kapolresta kembali mengajak seluruh masyarakat Pulau Saparua untuk menahan diri, menjaga keamanan, serta mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian.

"Kami mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga kedamaian, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama merawat persaudaraan agar situasi di Pulau Saparua tetap aman dan kondusif," pungkasnya.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse 

Sumber : https://pelitamaluku.com/pelaku-penganiayaan-maut-di-saparua-ditangkap-warga-diminta-jaga-perdamaian-detail-464047