PMI dan Dinkes Turun ke Pulau Haruku, 288 Warga Aboru Dapat Layanan Kesehatan Gratis

PMI dan Dinkes Turun ke Pulau Haruku, 288 Warga Aboru Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Ambon, Pelita Maluku – Sebanyak 288 warga Negeri Aboru, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku bersama Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, dan Puskesmas Haruku Samit, di Gedung Gereja Bethel Aboru, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini menjadi jawaban atas keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan yang selama ini memaksa warga menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tambahan untuk berobat ke fasilitas rujukan di kota.

Pelayanan yang diberikan tidak sebatas pemeriksaan umum. Warga mendapatkan pengobatan gratis, layanan kesehatan gigi, hingga konsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam, THT, paru, serta kulit dan kelamin.

Langkah ini dinilai penting untuk menekan keterlambatan penanganan penyakit yang kerap terjadi di daerah terpencil.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Yaan Noor, menegaskan, menghadirkan layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat adalah strategi efektif untuk mempercepat deteksi dini penyakit.

“Pelayanan seperti ini bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga edukasi dan deteksi dini. Kita ingin masyarakat sadar pentingnya pemeriksaan berkala agar penyakit tidak terlambat ditangani,” ujarnya.

Selain layanan kuratif, tim medis juga memberikan edukasi promotif dan preventif, termasuk penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan dini untuk mengurangi risiko penyakit berat di kemudian hari.

Tingginya partisipasi warga menunjukkan kebutuhan layanan kesehatan keliling di wilayah kepulauan masih sangat besar. Dalam sehari, 288 warga tercatat memanfaatkan layanan tersebut—angka yang mencerminkan masih terbatasnya akses rutin terhadap dokter spesialis di kawasan ini.

Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke negeri-negeri lain di Maluku, khususnya wilayah kepulauan, guna mempercepat pemerataan layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Ketua majelis jemaat, PMI, serta panitia pelaksana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang dinilai membawa manfaat langsung bagi warga Aboru.

Bakti sosial ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di pusat kota. Di wilayah kepulauan seperti Pulau Haruku, kehadiran tenaga medis secara langsung masih menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar agenda seremonial.

Sumber : https://pelitamaluku.com/pmi-dan-dinkes-turun-ke-pulau-haruku-288-warga-aboru-dapat-layanan-kesehatan-gratis-detail-461756