Ambon, Pelita Maluku – Antusiasme ratusan warga Teon, Nila, dan Serua (TNS) mewarnai pelaksanaan registrasi perlindungan sosial (Perlinsos) berbasis digital yang digelar usai ibadah keluarga besar Ikatan Keluarga Besar Teon Nila Serua (IKB TNS) Kota Ambon, Minggu (12/7/2026). Sekitar 250 warga memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Kegiatan yang difasilitasi IKB TNS bersama agen Pemkot Ambon itu bertujuan mempermudah masyarakat mengakses layanan perlindungan sosial sekaligus meningkatkan akurasi data penerima bantuan agar lebih transparan dan tepat sasaran.
Ketua IKB TNS Kota Ambon, Ronald Lekransy, menegaskan organisasinya berkomitmen mendukung berbagai program pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi registrasi bansos merupakan langkah maju dalam membangun tata kelola bantuan sosial yang lebih efektif dan akuntabel.

"Program perlindungan sosial digital merupakan transformasi pelayanan publik yang sangat positif. Dengan data yang semakin akurat, bantuan sosial dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Karena itu, kami siap mendukung dan memfasilitasi program ini," kata Lekransy.
Ia menambahkan, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, pelayanan publik dapat menjangkau warga secara lebih luas tanpa harus menghadapi berbagai kendala administrasi.
IKB TNS, lanjut Lekransy, akan terus memperkuat kemitraan dengan Pemkot Ambon dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami ingin organisasi ini menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Selama program itu membawa manfaat bagi warga, IKB TNS akan selalu siap mendukung," ujarnya.
Pelaksanaan registrasi digital tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga mengaku pelayanan yang dihadirkan langsung di lokasi kegiatan membuat proses pendaftaran menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
"Kami sangat terbantu karena pelayanan datang langsung ke tengah masyarakat. Sistem digital seperti ini membuat proses administrasi bansos lebih praktis dan tidak lagi menyulitkan warga," ungkapnya.
Melalui kolaborasi tersebut, IKB TNS berharap digitalisasi pelayanan sosial di Kota Ambon terus diperluas sehingga penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Sumber : https://pelitamaluku.com/ratusan-warga-tns-antusias-registrasi-bansos-digital-detail-463711