AMBON, PELITA MALUKU — Kain tenun Tanimbar dinilai memiliki potensi besar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Maluku jika dikelola secara serius, mulai dari pembinaan perajin, penguatan branding hingga membuka akses pasar internasional.
Ketua Program Energizing Maluku 2026, Reza Valdo Maspaitella, mengatakan potensi tenun Tanimbar tidak boleh berhenti sebagai produk budaya. Industri kreatif tersebut harus mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari kerajinan tersebut.
“Memang produknya sudah bagus. Tinggal bagaimana kita bina supaya naik kelas, bagaimana pemasaran dan branding-nya, serta bagaimana membuka akses pasar ke luar negeri,” kata Reza kepada wartawan di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Reza, tenun Tanimbar sebenarnya telah memiliki modal untuk menembus pasar global. Ia bahkan pernah membawa produk tersebut dalam kegiatan fashion show di Tokyo, Jepang, sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu bersama Pemerintah Provinsi Maluku.
Pengalaman itu, kata dia, membuktikan bahwa produk tenun Maluku memiliki peluang untuk diperkenalkan lebih luas. Tantangannya kini adalah bagaimana menjaga kualitas, membangun identitas merek yang kuat, memperluas pemasaran dan memastikan manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat.
Reza menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Energizing Maluku 2026 yang mendorong UMKM lokal naik kelas melalui pembinaan dan akses pasar.
“Artinya, kita sudah punya bekal. Tinggal bagaimana kita naikkan,” tegasnya.
Ia berharap pengembangan tenun Tanimbar dapat menjadi contoh bagaimana kekayaan budaya Maluku diubah menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan berbagai pihak, produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki posisi di pasar global.
REDAKSI PELITA MALUKU - AIS FASSE
Sumber : https://pelitamaluku.com/reza-dorong-tenun-tanimbar-naik-kelas-bidik-pasar-internasional-detail-464584