Sekolah Rusak Parah di Maluku Jadi Prioritas Perbaikan

Sekolah Rusak Parah di Maluku Jadi Prioritas Perbaikan

Ambon, Pelita Maluku – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai memprioritaskan perbaikan sekolah dengan tingkat kerusakan paling parah sebagai bagian dari program revitalisasi sarana pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Dr. Sarlotta Singerin, mengatakan penentuan sekolah penerima program dilakukan melalui pemetaan berbasis Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terus diperbarui.

“Sekolah dengan tingkat kerusakan paling tinggi yang tercatat dalam Dapodik akan menjadi prioritas untuk direvitalisasi,” kata Singerin kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).

img-1773132486.jpg

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran, terutama bagi sekolah yang kondisi bangunannya sudah tidak layak untuk mendukung proses belajar mengajar.

Selain sekolah negeri, Dinas Pendidikan Maluku juga membuka peluang bagi sekolah swasta untuk memperoleh program perbaikan fasilitas pendidikan.

Diakui Singerin, sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak di Maluku sehingga perlu mendapatkan perhatian yang sama dalam peningkatan kualitas sarana belajar.

“Sekolah swasta juga mendidik anak-anak negeri ini, sehingga mereka harus mendapat layanan pendidikan yang layak,” ujarnya.

img-1773132555.jpg

Program revitalisasi sekolah ini masih berada pada tahap awal pelaksanaan di tahun pertama. Karena itu, pemetaan kondisi sekolah akan terus diperbaiki agar penentuan prioritas semakin akurat.

Singerin berharap pada tahun-tahun berikutnya program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah yang mengalami kerusakan, sehingga kualitas fasilitas pendidikan di Maluku dapat meningkat secara bertahap.

“Harapannya pada tahun kedua dan seterusnya pemetaan semakin tepat, sehingga sekolah yang benar-benar membutuhkan bisa segera diperbaiki,” kata Singerin.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse

Sumber : https://pelitamaluku.com/sekolah-rusak-parah-di-maluku-jadi-prioritas-perbaikan-detail-462084