Tri Birowo: Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data yang Akurat

Tri Birowo: Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data yang Akurat

Ambon, Pelita Maluku – Deputi Bidang Transformasi Digital, Cahyono Tri Birowo, menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran harus dimulai dari ketersediaan data yang terpadu, akurat, dan selalu diperbarui. Melalui transformasi digital, pemerintah kini mendorong perubahan mendasar dalam sistem distribusi bansos agar lebih responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Tri Birowo saat diwawancarai di Ambon, Selasa (12/5/2026), di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem digital nasional guna memastikan setiap bantuan yang disalurkan benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Menurutnya, penerapan teknologi digital dalam penyaluran bansos bukan sekadar modernisasi administrasi, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih adil, cepat, dan akuntabel.

“Apabila seluruh data dapat diakses dan diolah dalam satu sistem terpadu, kita bisa melihat karakteristik kebutuhan setiap warga secara spesifik. Dari situ, kita tentukan bantuan apa yang paling pas untuk mereka,” ujar Tri Birowo.

Ia menjelaskan, sistem yang tengah dikembangkan pemerintah akan mengintegrasikan berbagai data lintas sektor, mulai dari penggunaan energi listrik, tingkat pendapatan, hingga riwayat kesehatan masyarakat. Seluruh informasi tersebut diproses secara berkelanjutan agar kondisi sosial-ekonomi warga dapat tergambar secara nyata dan akurat.

img-1778588100.jpg

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah dapat menentukan bentuk bantuan yang lebih relevan bagi setiap individu maupun keluarga penerima manfaat, bukan lagi sekadar menyalurkan bantuan berdasarkan program yang tersedia.

“Nanti konsepnya berubah. Bantuan sosial tidak lagi berbasis pada kebutuhan program, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga,” tegasnya.

Tri Birowo menambahkan, transformasi digital ini juga akan memperkuat peran pendamping sosial dan pemerintah daerah dalam melakukan verifikasi lapangan. Dukungan aplikasi berbasis data diyakini akan mempermudah proses identifikasi penerima bansos, sekaligus meminimalkan kesalahan dalam penyaluran.

“Kehadiran teknologi ini diharapkan bisa membantu para pendamping maupun pemerintah daerah, agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan akuntabel,” katanya.

Untuk menjamin validitas data, pemerintah melibatkan berbagai lembaga dan instansi dalam proses integrasi informasi, termasuk sektor ketenagalistrikan, kepolisian, serta sejumlah institusi terkait lainnya.

Namun lebih dari sekadar distribusi bantuan, Tri Birowo menekankan bahwa tujuan utama bansos adalah menjadi jalan keluar bagi masyarakat dari jerat kemiskinan, bukan menciptakan ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.

“Bantuan ini tujuannya bukan membuat warga bergantung selamanya, melainkan menjadi jembatan agar mereka bisa keluar dari kemiskinan, menjadi lebih sejahtera, dan mampu berdiri mandiri,” ujarnya.

Ia berharap transformasi sistem bansos berbasis data ini dapat menjadi bukti nyata perubahan birokrasi yang semakin adaptif, transparan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat.

“Kami berharap transformasi ini menjadi agen perubahan. Masyarakat harus melihat bahwa pemerintah telah berubah dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh rakyat,” tutup Tri Birowo.


Redaksi Pelita Maluku 

Sumber : https://pelitamaluku.com/tri-birowo-bansos-tepat-sasaran-dimulai-dari-data-yang-akurat-detail-462895