Road Race Ambon Mulai Naik Kelas, Wattimena Desak Sirkuit Permanen
AMBON, PELITA MALUKU – Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 mulai menunjukkan taringnya. Tak hanya menjadi arena adu cepat pembalap lokal, kejuaraan yang dibuka Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Sirkuit Non Permanen Terminal Transit, Jumat (4/9/2026), kali ini menarik pembalap dari tujuh provinsi.
Digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-451 Kota Ambon, ajang ini dinilai Wattimena menjadi bukti bahwa olahraga otomotif Ambon memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.
Namun, di balik geliat kompetisi tersebut, persoalan fasilitas masih menjadi pekerjaan rumah. Ambon belum memiliki sirkuit permanen yang representatif untuk menampung perkembangan olahraga otomotif.
Wattimena menegaskan Pemkot Ambon tetap mendorong pembangunan sirkuit permanen. Bahkan, rencana tersebut sebelumnya telah masuk dalam penganggaran pemerintah, tetapi terkendala persoalan lokasi.
“Kalau kita mau serius memberikan ruang kepada anak muda, mari serius. Jangan setengah-setengah,” tegas Wattimena.
Menurutnya, pembangunan fasilitas olahraga otomotif bukan semata soal balapan. Lebih dari itu, sirkuit dapat menjadi ruang resmi bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mencegah mereka menyalurkan kegemaran otomotif melalui aktivitas yang berisiko.
“Minat dan bakat mereka harus tersalurkan lewat event-event yang resmi. Ini penting supaya minat bakat mereka tidak salah penyalurannya,” ujarnya.
Tujuh Provinsi Mulai Melirik Ambon
Kehadiran pembalap dari tujuh provinsi menjadi catatan penting dalam penyelenggaraan Nusa Apono Road Race tahun ini.
Wattimena menyebut keterlibatan pembalap dari luar Maluku menunjukkan kejuaraan tersebut mulai memiliki magnet di luar Ambon.
“Ini pertanda bahwa Nusa Apono Road Race Championship bukan saja menjadi kebanggaan kita di Kota Ambon, tetapi sudah menjadi kebanggaan nasional,” katanya.
Ia pun mendorong IMI Kota Ambon dan seluruh pihak terkait agar tidak berhenti pada penyelenggaraan rutin, tetapi terus meningkatkan kualitas event sehingga mampu menjadi salah satu agenda olahraga otomotif yang diperhitungkan secara nasional.
Tekankan Sportivitas
Di hadapan para pembalap, Wattimena juga menekankan pentingnya sportivitas. Ia meminta peserta menjadikan kemenangan bukan sebagai satu-satunya tujuan, tetapi juga membangun karakter dalam berkompetisi.
“Kalah mengakui yang menang, menang menghargai yang kalah,” katanya.
Wattimena berharap Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 berlangsung aman dan tertib sekaligus menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet otomotif muda.
Dengan dibukanya kejuaraan ini, Ambon tak sekadar merayakan ulang tahunnya lewat seremoni. Kota berjuluk Manise itu mulai menunjukkan ambisi membawa olahraga otomotif lokal menembus panggung yang lebih luas.
REDAKSI PELITA MALUKU - AIS FASSE
English









adalah media online yang hadir sebagai sumber informasi terpercaya tentang dinamika Maluku dan kawasan Indonesia Timur. Berdiri deng




