ARTIKEL TERBARU

Dua Lansia Penggerak Kebersihan Jadi Teladan Kota Ambon

Dua Lansia Penggerak Kebersihan Jadi Teladan Kota Ambon

Ambon, Pelita Maluku — Dua warga lanjut usia di Kota Ambon mendapat sorotan khusus dari Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, karena dinilai menjadi teladan nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di Balai Kota Ambon, yang dihadiri jajaran OPD, kepala sekolah, guru, serta ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Dua lansia yang dimaksud adalah Niko Silooy dan Ishak Elmanusu. Keduanya dianggap menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi terhadap kebersihan kota, meski berada di usia senja.

Wattimena menegaskan bahwa budaya bersih harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri, keluarga, hingga sekolah. Ia menyebut kebersihan bukan hanya soal lingkungan fisik, tetapi juga menyangkut sikap, karakter, dan cara berpikir.

“Keteladanan seperti ini yang harus kita angkat dan jadikan inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Namun di tengah apresiasi tersebut, Wattimena juga menyinggung persoalan serius di dunia pendidikan, yakni masih terjadinya tawuran antar pelajar, khususnya di tingkat SMP. Ia menilai fenomena ini mencerminkan lemahnya pembinaan karakter di lingkungan sekolah dan keluarga.

Menurutnya, sulit membangun generasi unggul jika kekerasan masih menjadi bagian dari kehidupan pelajar sejak usia dini. Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah dan guru mengambil langkah nyata untuk mencegah tawuran dan perundungan.

Instruksi tegas pun diberikan, mulai dari kewajiban mengumpulkan orang tua dan siswa untuk membahas larangan kekerasan, hingga permintaan laporan berupa dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain itu, guru diminta menyisipkan pesan moral setiap hari sebelum proses belajar dimulai, guna memperkuat nilai-nilai karakter dan membangun kesadaran siswa terhadap bahaya kekerasan.

Wattimena juga membuka opsi tegas bagi siswa yang terus melakukan pelanggaran berat, dengan mempersilakan sekolah mengembalikan siswa tersebut kepada orang tua jika tidak lagi dapat dibina.

Mengacu pada data nasional yang menunjukkan tingginya angka perundungan di sekolah, ia menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Ambon juga menandatangani kerja sama penyediaan air bersih antara PDAM Tirta Yapono dan Citraland sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dasar masyarakat.

General Manager Citraland, Meinisya Wairata, menyampaikan bahwa distribusi air bersih saat ini masih dilakukan secara bertahap, namun menunjukkan progres positif menuju pelayanan penuh bagi seluruh kawasan.

Wattimena menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Keteladanan, disiplin, dan kerja bersama adalah kunci untuk membangun Ambon yang lebih baik,” pungkasnya.


Redaksi Pelita Maluku 


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

Ketua DPRD Kota Ambon
Kategori