Karel Ralahalu: Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Disiapkan Setengah Hati
Ambon, Pelita Maluku — Mantan Gubernur Maluku, Karel Ralahalu, mengingatkan pemerintah agar tidak setengah hati menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Ralahalu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimanfaatkan untuk menanamkan kembali semangat perjuangan bangsa sekaligus membangun kualitas generasi penerus yang akan menjadi pemimpin masa depan.
Hal itu disampaikan Ralahalu kepada wartawan di Gedung Kantor RRI Ambon, Jumat (14/8/2026).
“Generasi penerus harus mengingat kembali perjuangan bangsa. Mereka harus dipersiapkan melalui pendidikan, pembinaan mental dan karakter, terutama penghayatan terhadap Pancasila dan UUD 1945,” kata Ralahalu.
Ia menilai pendidikan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi emas. Namun, pendidikan akademik saja tidak cukup. Anak-anak juga harus memiliki karakter, mental kebangsaan dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.
Ralahalu menegaskan, tantangan Indonesia ke depan semakin kompleks. Karena itu, generasi muda harus dibekali kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi agar Indonesia mampu berdiri mandiri dan tidak tertinggal dari negara lain.
“Kita jangan sampai tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus bisa mandiri,” ujarnya.
Selain penguatan SDM dan teknologi, ia juga menilai kemandirian pangan harus menjadi bagian dari agenda besar pembangunan nasional. Namun, seluruh sektor tersebut membutuhkan generasi muda yang berkualitas untuk melanjutkannya.
Ralahalu berharap pemerintah terus memperkuat pendidikan dan pembinaan generasi muda sebagai investasi jangka panjang menuju 2045.
“Ini tugas pemerintah sekarang untuk mempersiapkan generasi kita menghadapi era emas yang akan datang,” tandasnya.
Ia menambahkan, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memastikan perjuangan para pendahulu diteruskan melalui kerja nyata dan persiapan generasi penerus.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar