WKRI Santo Yacobus Ahuru Evaluasi Kinerja dan Pilih Pemimpin Baru di Tingkat Ranting
Ambon, Pelita Maluku – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Yacobus Ahuru menggelar Rapat Anggota Ranting di Sekolah Dasar Santo Yacobus Ahuru, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja pengurus ranting masa bakti 2023-2026 sekaligus memilih kepemimpinan baru untuk periode 2026-2029.
Ketua WKRI Cabang Santo Yacobus Ahuru, Rosadelima Laurensia Angwarmasse, mengatakan rapat anggota ranting merupakan agenda organisasi yang bertujuan memperkuat tata kelola dan memastikan keberlanjutan program pelayanan di tingkat lingkungan maupun paroki.

Saat ini, WKRI Cabang Santo Yacobus Ahuru memiliki tujuh ranting, yakni Ranting Santo Michael, Santo Yohanis Maria Vianney, Santo Padre Pio, Santo Antonius, Bunda Hati Kudus, Santo Yoseph, dan Santo Innocentius.
Selain mengevaluasi kinerja pengurus selama tiga tahun terakhir, rapat tersebut juga membahas penataan struktur organisasi ranting yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan di Paroki Santo Yacobus Ahuru. Dari sebelumnya tujuh ranting, jumlah ranting akan disederhanakan menjadi lima.

Lima ranting yang akan dibentuk terdiri dari Ranting Santa Sisilia, Ranting Santo Thomas Aquino, Ranting Santa Margaretha Maria Alacoque, serta Ranting Santo Yoseph dan Santo Innosentius yang tetap dipertahankan.
Menurut Rosadelima, penataan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas koordinasi, pelayanan, dan pelaksanaan program organisasi di tingkat akar rumput.
Sementara itu, pemilihan Ketua Ranting masa bakti 2026-2029 akan dilaksanakan secara langsung oleh anggota. Mekanisme tersebut diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat serta mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin ranting maupun organisasi WKRI Cabang Santo Yacobus Ahuru, kami berharap dapat membawa organisasi ini menjadi lebih baik, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi anggota maupun kehidupan menggereja,” ujar Rosadelima.
Melalui rapat anggota ranting ini, WKRI Santo Yacobus Ahuru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perempuan Katolik dalam pelayanan gereja, pembangunan karakter keluarga, serta pengabdian kepada masyarakat.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar