Gubernur Maluku “ Pers Miliki Peran Penting Bangun Daerah
Kamis, 09 September 2021
PELITA MALUKU.COM
Bagikan

Gubernur Maluku “ Pers Miliki Peran Penting Bangun Daerah

Gubernur Maluku Murad Ismail membuka secara resmi kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku tahun 2021 di lantai dua Pasific Hotel, Jumat (10/9/2021) sore.

Dalam sambutannya, Gubernur mengakui keberhasilan dan kemajuan daerah, salah satunya di tangan insan pers. Karena pers harus profesional dalam menyajikan pemberitaan ke publik.

“Ada saling membutuhkan antara pemerintah dan pers, sehingga berita dan informasi yang disajikan oleh wartawan harus merefleksikan realitas yang sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang pers maupun kode etik jurnalistik, bukan sekedar kabar angin, opini, fantasi atau perkiraan wartawan itu sendiri,”harap Gubernur.

img-1631419492.jpg

Orang nomor satu di Maluku ini meminta wartawan untuk melakukan cek dan ricek sesuai lirik lagu mars PWI yang tadi dinyanyikan bersama, dan apa yang menjadi cita-cita PWI yang profesionalisme, berlandaskan takwa, karena keberhasil dan kemajuan daerah ini ada ditangan insan pers.

Mantan Dankor Brimob itu mengatakan, UKW yang dilaksanakan PWI Maluku merupakan upaya bersama dan menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas kewartawanan sehingga dapat menghindari terjadinya penyalahgunaan profesi wartawan.

“Pemerintah Provinsi Maluku, selalu mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan wartawan, dan sangat menghormati sepenuhnya kebebasan pers. Kami tidak membatasi kegiatan jurnalistik yang dilaksanakan wartawan, namun sebaliknya mewartawakan berita yang sejuk, sehingga investasi tidak segan-segan masuk ke Maluku,”paparnya.

img-1631419531.jpg

Dia juga mengapresiasi, penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang di gelar PWI Maluku.

“Atas nama Pemprov Maluku saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua PWI Pusat dan PWI Maluku yang telah menggagas kegiatan ini,”tandasnya, seraya berharap, setelah mengikuti UKW wartawan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab peliputan pers dan menghasilkan karya jurnalistik dengan benar, bermanfaat dan bermartabat.

Sementara itu Ketua Umum PWI, Atal S. Depari mengakui, tolak ukur utama profesi adalah kompetensi. Profesi tanpa kompetensi seperti pikiran kosong.

“Wartawan adalah sebuah profesi yang menjadi syarat seorang wartawan yang baik dan benar. Saat ini dengan kemajuan teknologi, wartawan dituntut harus kompeten dengan wawasan yang luas, profesional dan beretika,”kata Atal.

Depari menjelaskan, kompetensi yang sekarang ini dilakukan dalam uji kompetensi wartawan, yang mana wartawan yang ikut lulus atau tidak karena diuji kemampuannya.

“Dengan uji kompetensi ini ada 10 mata uji dimana dari pengujian pertama sampai sembilan merupakan pendidikan pelatihan untuk wartawan agar profesional,”paparnya.

img-1631419567.jpg

Ditempat yang sama ketua Panitia UKW Provinsi Maluku, Petrus Oratmangun menjelaskan, pelaksanaan UKW ini seharusnya sudah dilaksanakan pada Bulan Juli lalu, namun karena Pandemi Covid-19 sehingga baru dilaksanakan hari ini.

Pemimpin Redaksi Harian Ambon Ekspres ini mengaku, wartawan yang sudah mengantongi kompetensi diri diharapkan dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik yang baik, benar, dan bermartabat melalui kemampuan yang intelektual dan yang terpenting memahami kode etik jurnalistik.

Kegiatan UKW PWI Maluku berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 10-11 September 2021 di Pasific Hotel dengan jumlah peserta 18 orang yang dibagi dalam 3 kelompok, dimana masing-masing kelompok  akan diuji oleh satu penguji nasional dengan 10 tahapan ujian. (PM.007)




Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar