1.200 Umat Katolik Turun ke Jalan, Bodewin dan Uskup Kirim Pesan Kuat untuk Ambon

AMBON, PELITA MALUKU – Lebih dari1.200 umat Katolik turun ke jalan dalam Rally Rosario di Kota Ambon, Jumat (16/10/2026). Bukan untuk berunjuk rasa, mereka berjalan sambil berdoa, membawa harapan agar Ambon tetap aman, damai, dan dijauhkan dari berbagai persoalan yang mengancam kehidupan masyarakat.

Rally Rosario yang digelar Paroki Gereja Katedral Santo Fransiskus Xaverius Ambon dalam rangka Bulan Rosario ini mendapat perhatian Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena. Di hadapan umat, ia menegaskan bahwa membangun Ambon tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

img-1792159851.jpg

Menurut Bodewin, doa, dukungan, dan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan pembangunan. Pemerintah membutuhkan topangan seluruh elemen, termasuk pemimpin dan umat beragama, agar kebijakan yang dijalankan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan Kota Ambon ini tidak bisa ditentukan oleh pemerintah kota saja. Kita membutuhkan dukungan dan topangan dari semua pihak, termasuk umat beragama,” tegas Bodewin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada umat Katolik yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan pemerintah dan berkontribusi bagi kehidupan sosial di Ambon.

Uskup: Cinta Ambon Jangan Ganggu Orang Lain

Pesan tak kalah kuat disampaikan Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra. Ia mengajak seluruh umat beragama mendoakan Ambon sesuai keyakinan masing-masing, sekaligus menjaga ketenteraman masyarakat.

img-1792159877.jpg

Uskup menyoroti kebisingan kendaraan berknalpot brong dan musik keras pada malam hari yang mengganggu warga. Menurutnya, kecintaan terhadap Ambon tidak boleh diwujudkan dengan tindakan yang merampas kenyamanan orang lain.

Meski dikenal sebagai City of Music, Ambon tetap membutuhkan ketertiban dan sikap saling menghormati.

Ia juga mendorong umat Katolik menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan rutin, termasuk melalui kerja bakti membersihkan kota.

Doa Harus Diikuti Tindakan Nyata

Sementara itu Pastor Paroki Katedral, RD. Paul Kalkoy, mengatakan Rally Rosario merupakan ungkapan syukur sekaligus bentuk cinta umat terhadap kota tempat mereka hidup, bekerja, dan membangun masa depan.

img-1792159896.jpg

Paroki Katedral, lanjutnya, juga rutin menggelar kerja bakti setiap 1 Mei sebagai wujud tanggung jawab terhadap kebersihan kota.

Rally Rosario dimulai dari Jalan Pattimura, melewati kawasan Korem Batu Gajah, Urimesing, Jalan Imam Bonjol, Jalan Yan Paais, Jalan Sultan Hairun, Gong Perdamaian, dan depan Gereja Maranatha, sebelum berakhir di Gereja Katedral.

Pesannya jelas: menjaga Ambon bukan hanya tugas pemerintah. Doa, toleransi, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan bersama agar kota ini tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi semua.


AIS FASSE REDAKSI PELITA MALUKU 

Kategori
KEAGAMAAN

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar