Bodewin Pertimbangkan Naikkan Bantuan Korban Bencana di Ambon, dari Rp15 Juta hingga Rp25 Juta
AMBON, PELITA MALUKU — Pemerintah Kota Ambon mempertimbangkan kenaikan dana stimulan bagi warga yang terdampak bencana kebakaran dan pohon tumbang. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyebut bantuan saat ini sebesar Rp15 juta berpeluang ditingkatkan menjadi Rp20 juta hingga Rp25 juta mulai tahun depan.
Rencana tersebut disampaikan Bodewin saat memberikan sambutan dalam apel pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan penyerahan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank CIMB Niaga kepada SMP Negeri 7 Ambon. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, senin (12/10/2026), pukul 08.00 WIT.
Rencana kenaikan bantuan itu dipertimbangkan dengan melihat perkembangan harga kebutuhan dan tingkat kemahalan yang terus berubah.
Menurutnya, nilai bantuan yang berlaku saat ini perlu dievaluasi agar tetap relevan dengan kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerugian akibat bencana.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan setelah pemerintah kota melaksanakan penanganan darurat terhadap warga terdampak, termasuk korban kebakaran dan kejadian pohon tumbang.
Meski demikian, Bodewin mengakui dana stimulan pemerintah tidak mungkin menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat. Bantuan itu setidaknya dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi bukti kehadiran pemerintah ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
“Bantuan yang diberikan mungkin tidak bisa menggantikan semua kerugian yang Bapak-Ibu alami,” demikian inti pesan Bodewin kepada para penerima bantuan.
Pemerintah Kota Ambon berharap dukungan tersebut dapat membantu warga melewati masa pemulihan setelah bencana.
Rencana peningkatan dana stimulan menjadi perhatian penting, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan harta benda.
Namun, besaran bantuan baru tersebut masih berupa rencana yang akan dipertimbangkan untuk tahun depan, bukan keputusan kenaikan yang telah ditetapkan.
Evaluasi kebijakan ini diharapkan dapat membuat bantuan pemerintah semakin sesuai dengan kebutuhan riil warga terdampak bencana di Kota Ambon.
AIS FASSE REDAKSI PELITA MALUKU
Komentar