ARTIKEL POPULER

Gaspersz: Volume Sampah di Kota Ambon Tidak Bisa Dianggap Remeh

Gaspersz: Volume Sampah di Kota Ambon Tidak Bisa Dianggap Remeh

Ambon, Pelita Maluku – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Apries Gaspersz, mengingatkan bahwa persoalan sampah di Kota Ambon tidak bisa lagi dianggap remeh.

Dengan volume sampah yang kini mencapai 256 ton per hari, pemerintah dan masyarakat dituntut bergerak bersama untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial ekonomi warga.

Menurut Gaspersz, peningkatan volume sampah terjadi seiring pertumbuhan jumlah penduduk Kota Ambon yang kini mendekati 400 ribu jiwa. 

Setiap warga rata-rata menghasilkan sekitar 0,4 kilogram sampah per hari, sehingga beban pengelolaan sampah terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Volume sampah di Kota Ambon tidak bisa dianggap remeh. Ini bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi sudah menyangkut kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, hingga citra kota,” kata Gaspersz.

Ia menjelaskan, dari total 256 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, DLHP baru mampu mengangkut sekitar 170 ton. Meski kapasitas angkut ditargetkan meningkat menjadi 200 ton per hari, masih terdapat puluhan ton sampah yang berpotensi tertinggal di TPS, kawasan permukiman, sungai, dan berakhir di Teluk Ambon.

Data DLHP menunjukkan Negeri Batu Merah menjadi penyumbang sampah terbesar di Kota Ambon dengan produksi mencapai 46 ton per hari atau sekitar 16.795 ton per tahun. 

Selain itu, kawasan pasar tradisional, wilayah pesisir, dan permukiman padat penduduk juga memberikan kontribusi signifikan terhadap tingginya volume sampah kota.

Di tengah peningkatan produksi sampah, DLHP masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Saat ini armada pengangkut yang tersedia hanya 34 unit dan sebagian besar telah berusia tua sehingga sering mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan pengangkutan sampah di sejumlah titik belum berjalan maksimal.

Selain persoalan armada, rendahnya kesadaran masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Masih banyak warga yang belum memilah sampah dari rumah serta membuang sampah di luar jadwal yang telah ditetapkan, yakni pukul 22.00 hingga 05.00 WIT.

Untuk mengurangi pencemaran lingkungan, terutama di kawasan Teluk Ambon, DLHP terus memperkuat berbagai program penanganan sampah.

Langkah yang dilakukan antara lain pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, edukasi kepada masyarakat dan pedagang pasar, pembersihan kawasan teluk secara berkala, penyediaan tempat sampah di lokasi strategis, serta kolaborasi dengan komunitas dan pihak swasta dalam program daur ulang.

Gaspersz juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Toisapu yang semakin mendekati kapasitas maksimum. Jika tidak dibarengi dengan sistem pengolahan yang lebih modern, TPA tersebut dikhawatirkan tidak mampu lagi menampung peningkatan volume sampah dalam beberapa tahun ke depan.

Sebagai upaya jangka panjang, Pemerintah Kota Ambon melalui DLHP tengah menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis Material Recovery Facility (MRF) dan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) pada 2026. 

Program tersebut akan diperkuat melalui edukasi lingkungan sejak dini, pengembangan bank sampah di tingkat kelurahan, kampanye 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pemberian insentif bagi wilayah yang berhasil menekan produksi sampah.

Gaspersz menegaskan bahwa keberhasilan mengatasi persoalan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Sampah bukan hanya masalah lingkungan, tetapi ancaman serius bagi kesehatan, ekonomi, dan masa depan Kota Ambon. Pemerintah akan terus bekerja, namun tanpa kesadaran dan partisipasi masyarakat, persoalan ini tidak akan selesai. Saatnya kita bergerak bersama menjaga Ambon tetap bersih dan sehat,” tegasnya.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

“Portal berita terbaik di Maluku saat ini.” ...

IKUTI KAMI

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

Ketua DPRD Kota Ambon
Kategori