Ambon, Pelita Maluku – Pemerintah Provinsi Maluku mendorong Perumda Panca Karya menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui transformasi kelembagaan dan peningkatan layanan publik.
Dorongan ini ditegaskan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat meresmikan Kantor Baru Perumda Panca Karya di Ambon, Jumat (30/1/2026).
Menurut Gubernur, peresmian gedung bukan sekadar agenda fisik, melainkan simbol kesiapan perusahaan daerah menjawab tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.
“BUMD ini milik rakyat Maluku. Maka setiap kebijakan dan inovasi harus kembali pada satu tujuan: memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Lewerissa.
Ia menyoroti peluncuran sistem digital keuangan dan absensi pegawai sebagai langkah penting menuju tata kelola modern yang transparan. Sistem ini memungkinkan manajemen memantau kinerja pegawai secara real time serta meningkatkan kualitas pelayanan.
Dari sisi layanan publik, Panca Karya mencatat kemajuan signifikan di sektor transportasi penyeberangan.
Direktur Perumda Pqnca Karya Ranny Tualeka dalam laporannya menyebut, jumlah armada feri yang beroperasi meningkat dari satu menjadi enam unit, dan akan bertambah menjadi sembilan armada pada Maret 2026.
“Ini bukan sekadar angka, tapi upaya memperkuat konektivitas antar-pulau dan membuka akses ekonomi masyarakat,” ujar Ranny.
Gedung baru seluas sekitar 1.340 meter persegi ini menggantikan kantor lama yang sudah berdiri sejak 1963 dan tidak lagi layak digunakan. Pembangunan dibiayai melalui penyertaan modal daerah dan menjadi pusat aktivitas ratusan pegawai Panca Karya.
Pemprov Maluku berharap transformasi ini membuat Panca Karya tumbuh sebagai BUMD yang sehat, kompetitif, dan konsisten menyumbang Pendapatan Asli Daerah.
Redaksi Pelita Maluku -Ais











Komentar
Belum Ada Komentar