Lepas 39 Calon Praja IPDN, Lewerissa Ingatkan Disiplin dan Nama Baik Maluku
AMBON, PELITA MALUKU — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengingatkan 39 calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Maluku agar menjaga disiplin, integritas, dan nama baik daerah saat mengikuti seleksi tingkat pusat di Jatinangor, Jawa Barat.
Pesan itu disampaikan Lewerissa saat melepas para calon praja di lobi Kantor Gubernur Maluku, Rabu (28/10/2026). Ia menegaskan, keberhasilan melewati seleksi tingkat daerah belum menjamin peserta diterima sebagai praja IPDN.
Karena itu, seluruh peserta diminta mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga kesehatan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta mematuhi setiap ketentuan selama proses seleksi.
“Lulus seleksi di daerah bukan berarti kalian sudah otomatis menjadi siswa IPDN, karena ada proses yang harus dilewati,” tegas Lewerissa.
Namun, bukan hanya kelulusan yang menjadi perhatian gubernur. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku selama menjalani pendidikan kedinasan.
Lewerissa berharap pengalaman sebelumnya, ketika mahasiswa asal Maluku harus dipulangkan dari IPDN akibat persoalan selama pendidikan, tidak kembali terulang.
“Saya tidak mau ini terjadi kepada kalian 39. Saya menaruh harapan besar kepada kalian untuk betul-betul bukan hanya membawa nama baik dan kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama baik dan kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan mengikuti seleksi pusat merupakan langkah penting bagi para peserta untuk meraih masa depan sekaligus mempersiapkan diri menjadi aparatur pemerintahan yang mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung perjuangan anak-anak mereka hingga mencapai tahap tersebut.
Ia berharap seluruh peserta yang diberangkatkan dapat kembali dengan kabar menggembirakan.
“Semoga mereka pergi 39, mereka juga diterima 39,” katanya.
Meski demikian, Lewerissa menjelaskan bahwa kelulusan akhir bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku. Seleksi melibatkan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Badan Kepegawaian Negara, dan pihak IPDN.
Dalam kesempatan itu, gubernur menyematkan tanda peserta kepada dua perwakilan calon praja sebagai simbol dimulainya perjuangan menuju seleksi pusat.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Maluku dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
AIS FASSE REDAKSI PELITA MALUKU
Komentar