Ambon , Pelita Maluku – Pemerintah Provinsi Maluku mempercepat langkah kerja sama pendidikan guna membuka akses lebih luas bagi generasi muda Maluku ke pasar kerja internasional, khususnya Jepang.
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengatakan, pembahasan kerja sama tersebut akan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Ambon. Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Universitas Pattimura dengan mengikutsertakan UIN Ambon, UKIM, serta beberapa sekolah tinggi lainnya.
Menurut Vanath, kerja sama ini diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memenuhi standar yang dibutuhkan di Jepang. Pemerintah daerah ingin memastikan kemitraan pendidikan tidak hanya berlangsung di luar Maluku, tetapi juga memberi ruang bagi kampus-kampus di daerah untuk terlibat langsung.
Selain perguruan tinggi, sekolah menengah kejuruan (SMK) juga menjadi fokus. Lulusan SMK dinilai memiliki peluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di Jepang, seiring meningkatnya minat penempatan kerja ke negara tersebut.
Pemprov Maluku bersama Sekretaris Daerah dan organisasi perangkat daerah terkait berkomitmen menyiapkan dukungan kebijakan, pelatihan keterampilan, serta penguatan kemampuan bahasa asing bagi calon tenaga kerja.
Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Maluku sekaligus meningkatkan daya saing lulusan pendidikan daerah di tingkat global.











Komentar
Belum Ada Komentar