Tak Ada Toleransi! Wattimena Perintahkan Sekolah di Ambon Berantas Tawuran
Ambon, Pelita Maluku — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh sekolah di Kota Ambon untuk memberantas tawuran pelajar tanpa kompromi.
Instruksi itu disampaikan di sela-sela upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di ruang ULA Pemerintah Kota Ambon. Senin (04/05/2026)
Ia menegaskan, tidak boleh ada toleransi terhadap praktik kekerasan di lingkungan pendidikan, khususnya di tingkat SD dan SMP.
Wattimena menyoroti masih terjadinya tawuran di kalangan pelajar usia 12 hingga 15 tahun sebagai sinyal serius lemahnya pembinaan karakter dan pengawasan.
Menurutnya, kondisi tersebut bertentangan dengan upaya pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam membangun pendidikan berkualitas demi Indonesia maju.
“Tidak ada toleransi. Tawuran harus dihentikan. Sekolah wajib jadi tempat yang aman bagi anak-anak,” tegasnya.
Ia meminta para kepala sekolah segera mengambil langkah konkret, mulai dari memperketat pengawasan hingga membangun komunikasi intensif dengan orang tua siswa. Pertemuan rutin antara sekolah dan orang tua dinilai penting untuk membahas perilaku siswa dan mencegah potensi konflik sejak dini.
Selain itu, Wattimena menekankan peran guru sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter. Ia mendorong agar setiap hari sebelum proses belajar dimulai, guru menyampaikan pesan-pesan edukatif tentang bahaya kekerasan dan pentingnya hidup rukun.
Menurutnya, kegagalan mengatasi tawuran sejak dini akan berdampak panjang terhadap masa depan generasi muda. Ia mengingatkan bahwa lemahnya karakter dan kesiapan mental dapat memicu berbagai perilaku menyimpang di kemudian hari.
“Kita tidak bisa bicara generasi emas kalau masalah dasar seperti ini tidak diselesaikan. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermartabat.
Wattimena pun mengajak seluruh elemen masyarakat—guru, orang tua, dan komunitas—untuk bersinergi menjaga anak-anak dari pengaruh negatif, agar Ambon mampu melahirkan generasi yang kuat, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar