Cegah Konflik, Lewerissa Ingatkan Warga Maluku Lawan Isu Provokatif
Ambon, Pelita Maluku — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengingatkan masyarakat untuk aktif melawan berbagai isu provokatif yang berpotensi memicu konflik horizontal di Maluku.
Imbauan itu disampaikan di Ambon, Selasa (7/4/2026), usai rapat koordinasi pemerintah daerah yang membahas perkembangan situasi keamanan dan sosial masyarakat.
Menurut Lewerissa, dinamika yang terjadi belakangan ini, termasuk konflik horizontal di sejumlah wilayah serta peristiwa di Maluku Utara, harus disikapi secara bijak agar tidak meluas.
“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana masyarakat tidak terpancing dan mampu melawan informasi provokatif yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat langkah antisipatif dengan membangun ketahanan sosial masyarakat, agar tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah belah.
Lewerissa juga mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, adat, pemuda, hingga perempuan—untuk terlibat aktif menjaga stabilitas dan kedamaian di Maluku.
Menurutnya, upaya mencegah konflik tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah, tetapi membutuhkan peran kolektif masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya soliditas pimpinan daerah sebagai fondasi menjaga kepercayaan publik. Ia memastikan hubungan dengan wakil gubernur tetap harmonis dan fokus pada kepentingan masyarakat.
“Pemimpin harus solid agar pelayanan publik tetap berjalan dan masyarakat merasa tenang,” tegasnya.
Di tengah tekanan kondisi global dan dampak kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Lewerissa juga meminta masyarakat tetap tenang dan mampu beradaptasi dengan situasi ekonomi yang ada.
Ia mengajak warga untuk tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memperkeruh keadaan, serta tetap menjaga kebersamaan sebagai kekuatan utama daerah.
Menutup pernyataannya, Lewerissa mengapresiasi masyarakat Maluku yang selama ini menjaga perdamaian, seraya berharap berbagai konflik yang sempat terjadi tidak kembali terulang.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar