ARTIKEL TERPOPULER

Dari Laut Harapan Baru Nelayan Maluku

Dari Laut Harapan Baru Nelayan Maluku

Ambon, Pelita Maluku – Angin laut yang selama ini menjadi sahabat para nelayan Maluku kini membawa harapan baru. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Maluku mulai mendorong lahirnya lebih banyak Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah program yang diharapkan mampu mengubah wajah kampung-kampung pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Harapan itu mengemuka dalam sosialisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku bersama jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Acara ini juga diikuti unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Maluku, para bupati dan wali kota, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta berbagai unit kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan di Maluku. Sebagian peserta mengikuti kegiatan secara langsung, sementara lainnya terhubung secara daring.

Bagi pemerintah daerah, program ini bukan sekadar proyek pembangunan. Gubernur Maluku menilai Kampung Nelayan Merah Putih merupakan peluang besar untuk memperbaiki kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini sangat bergantung pada hasil laut.

Ia mengungkapkan bahwa pada 2025 Maluku telah mendapatkan dua lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Kota Tual dan Kabupaten Buru. Keberadaan dua lokasi tersebut menjadi awal dari upaya lebih besar untuk membangun kawasan pesisir yang lebih tertata dan produktif.

Menurutnya, keberhasilan dua lokasi tersebut membuka peluang bagi desa-desa pesisir lainnya di Maluku untuk mengikuti jejak yang sama pada tahun 2026.

“Intinya kita bersyukur karena pemerintah pusat telah memberi perhatian pada Maluku. Harapannya, pada 2026 semakin banyak desa yang memenuhi syarat sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat nelayan,” ujar Gubernur.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota di Maluku aktif menyiapkan wilayah pesisir yang berpotensi menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, agar program tersebut benar-benar membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa kunjungannya ke Maluku merupakan penugasan langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk melakukan sosialisasi sekaligus melihat kesiapan daerah dalam menjalankan program tersebut.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor perikanan tangkap serta meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pengelolaan yang lebih modern.

Melalui program ini, pemerintah akan membangun berbagai fasilitas pendukung di kawasan pesisir, mulai dari infrastruktur perikanan, peningkatan teknologi penangkapan, hingga penguatan sistem pengelolaan hasil laut.

Menurut Dirjen Perikanan Tangkap, pada 2026 pihaknya telah menerima lebih dari seratus usulan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dari berbagai daerah di Maluku. Usulan tersebut selanjutnya akan melalui proses survei lapangan untuk menentukan lokasi yang memenuhi kriteria.

“Maluku memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Karena itu, kami melihat program ini bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat pesisir,” katanya.

Ia menambahkan, jika hasil survei menunjukkan banyak wilayah yang memenuhi syarat, maka peluang pembangunan akan semakin besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan puluhan kampung nelayan di Maluku dapat dikembangkan melalui program ini.

Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir.

Setelah pembangunan infrastruktur selesai, pengelolaan kawasan tersebut nantinya akan diserahkan kepada koperasi desa Merah Putih di masing-masing wilayah. Dengan model ini, masyarakat diharapkan menjadi pelaku utama dalam pengelolaan dan pengembangan kampung nelayan mereka sendiri.

Bagi banyak warga pesisir Maluku, program ini bukan sekadar kebijakan pemerintah. Ia menjadi harapan baru bahwa kehidupan nelayan bisa berubahdari sekadar bertahan hidup di laut, menjadi lebih sejahtera di kampung sendiri.


Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse





Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

Ketua DPRD Kota Ambon
Kategori