Hendrik Lewerissa Ulurkan Tangan untuk Korban Bentrok Matraman, Serukan Warga Maluku Jangan Terprovokasi
Jakarta, Pelita Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menunjukkan kepedulian nyata kepada warga Maluku yang menjadi korban bentrok di kawasan Matraman, Jakarta, dengan menyalurkan santunan sekaligus mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak terpancing provokasi.
Santunan disalurkan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta, kepada korban luka yang masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), David Soumokil, pada Kamis (30/7/2026).
Bantuan diterima langsung oleh kedua orang tua korban, Agustina Soumokil dan Fritz Soumokil, yang didampingi keluarga. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Maluku atas perhatian yang diberikan di tengah musibah yang menimpa keluarga mereka. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban biaya pengobatan dan kebutuhan medis korban.
Pemerintah Provinsi Maluku juga memastikan santunan akan diserahkan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Proses penyaluran bantuan kini tengah dikoordinasikan oleh Badan Penghubung Pemprov Maluku di Jakarta bersama pihak keluarga.
Dalam pernyataannya, Hendrik Lewerissa menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta mendoakan korban yang masih dirawat agar segera pulih.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh masyarakat Maluku, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan dan kesembuhan bagi saudara kita yang masih menjalani perawatan," ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan seluruh masyarakat Maluku, baik di kampung halaman maupun di perantauan, agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga suasana damai.
Ia meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum serta mengedepankan persaudaraan, persatuan, dan ketenangan dalam menyikapi peristiwa tersebut.
Langkah cepat pemberian santunan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk selalu hadir mendampingi masyarakat Maluku di mana pun berada, terutama ketika menghadapi musibah. Di saat yang sama, pemerintah berharap solidaritas dan semangat persaudaraan tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga kedamaian di tengah berbagai tantangan.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar