NITA SADALI, LANTIK PEMBINA POSYANDU KABUPATEN/KOTA SE-MALUKU

NITA SADALI, LANTIK PEMBINA POSYANDU KABUPATEN/KOTA SE-MALUKU

Ambon, Pelita Maluku.com – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku yang juga selaku Penjabat Ketua Pembina Posyandu Provinsi Maluku Nita Sadali, mengukuhkan Ketua Pembina dan Penjabat Ketua Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Maluku, pada Jumat (5/7/2024), berpusat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku.

Pengukuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Penjabat Ketua Pembina Posyandu Provinsi Maluku Nomor 03/KEP/Posyandu.Promal/VII/2024 dan Nomor 04/KEP/Posyandu.Promal/VII/2024.

Hadir pada kesempatan itu Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, Para Bupati Walikota se-Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Organisasi Wanita Provinsi Maluku, serta para undangan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, selaku Penasehat Tim Pembina Posyandu, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan pengukuhan Ketua Pembina Posyandu ini, dalam rangka mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab wadah Posyandu kedepan.

Menurutnya, keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui layanan sosial dasar kepada masyarakat, peningkatan status gizi masyarakat, keluarga berencana dan pelayanan dasar sosial lainnya” terangnya.

Dikatakannya, Posyandu harus fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk imunisasi, penimbangan berat badan balita, pemberian vitamin dan penyuluhan kesehatan.

“Bahwa derajat kesehatan masyarakat akan terwujud apabila semua komponen bangsa berperan dalam peningkatan status gizi masyarakat terutama ibu dan anak,” tambahnya.

Untuk itu dirinya berharap agar ketua pembina posyandu kabupaten/kota dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya dan dapat memberdayakan masyarakat (kader Posyandu) dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan angka kematian bayi dan ibu melahirkan.

“Kepada OPD terkait diharapkan dapat mengintervensi pelaksanaan kegiatan posyandu, memberikan bimbingan dan dapat memfasilitasi setiap pelaksanaan Pokjanal posyandu di daerah ini,” tegasnya.

Dirinya optimis, dengan kerja keras, Posyandu di Kabupaten/Kota akan semakin maju dan berkembang, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi ibu dan anak di wilayahnya.

Di tempat yang sama Ketua Pembina Posyandu Provinsi Maluku Nita Sadali mengatakan, sejalan dengan program pemerintah, Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa diminta untuk berpartisipasi dalam kerjasama serta tindakan nyata dari ibu-ibu selaku Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kota, agar tidak menjadikan posyandu hanya sebagai pos pelayanan kesehatan tetapi juga harus mencakup pelayanan minimal antara lain di bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial.

“Untuk mengoptimalkan program PKK dan pelayanan posyandu perlu mengambil langkah-langkah yang terencana secara visional, inovatif dan inklusif, dalam peningkatan kinerja, serta sumber daya manusia kader PKK dan Posyandu, guna melaksanakan program prioritas Pemerintah seperti upaya penurunan angka stunting dan penanggulangan pelayanan sosial dasar,” ungkapnya (PM.007)

Komentar

  • Belum Ada Komentar
SERBA - SERBI
Facebook
Twitter