Polisi Mengajar Masuk Sekolah, Kapolda Maluku Bidik SDM Gen Z dan Tekan Kenakalan Remaja
Ambon, Pelita Maluku — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Dadang Hartanto, mendorong percepatan pelaksanaan program “Polisi Mengajar” sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi Z sekaligus menekan kenakalan remaja di Maluku.
Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar di Mapolda Maluku, Jumat (10/4/2026), bersama jajaran kepolisian dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku.
Kapolda menilai persoalan pendidikan menjadi isu mendasar yang tidak bisa dilepaskan dari berbagai dinamika sosial yang melibatkan anak muda. Ia menyoroti masih tingginya keterlibatan remaja dalam tindak pidana hingga konflik kelompok.
Menurutnya, program “Polisi Mengajar” tidak sekadar menghadirkan aparat di ruang kelas, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, pola pikir, serta kesadaran hukum generasi muda sejak dini.
“Yang ingin dibangun bukan hanya pengetahuan, tapi juga mental dan cara berpikir. Anak-anak muda harus mampu menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai hukum,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan sejumlah faktor pemicu konflik di kalangan remaja, seperti konsumsi minuman keras dan tingginya ego kelompok, yang kerap mempercepat eskalasi masalah di lapangan.
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku menyambut positif inisiatif tersebut dan memastikan dukungan penuh melalui kolaborasi lintas sektor.
Program ini diharapkan menjadi pintu masuk penguatan pendidikan karakter di sekolah, sekaligus melahirkan generasi muda Maluku yang disiplin, sadar hukum, dan memiliki daya saing.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk segera merealisasikan program “Polisi Mengajar” di berbagai wilayah di Maluku dalam waktu dekat.
Redaksi Pelita Maluku Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar