Ambon, Pelita Maluku – Yani Peter Latuheru resmi menjabat Kepala Stasiun (Kepsta) LPP RRI Ambon, menggantikan Budi Nugroho, dengan penekanan utama pada penguatan layanan publik, adaptasi digital, dan pencapaian kinerja lembaga penyiaran negara. Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung di Auditorium George de Fretes, Ambon, Senin (9/2/2026).
Dalam pernyataan perdananya, Latuheru menegaskan bahwa tantangan RRI saat ini tidak lagi terbatas pada siaran terestrial, melainkan menuntut kemampuan beradaptasi di ruang digital yang semakin kompetitif.
“Penyiaran hari ini bergerak cepat ke platform digital. RRI harus hadir di semua ruang publik dan menjawab kebutuhan masyarakat dengan konten yang relevan dan berkualitas,” tegas Latuheru.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi internal dan integritas pegawai sebagai kunci pencapaian target kinerja. Menjelang bulan suci Ramadhan, Latuheru meminta seluruh tim siaran memastikan program Ramadhan berjalan terukur, konsisten, dan memberi manfaat langsung bagi publik.
Selain konten siaran, Latuheru juga menyoroti tanggung jawab bersama dalam pencapaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Menurutnya, PNBP bukan semata urusan manajemen, melainkan hasil kerja kolektif seluruh pegawai.
“Target PNBP adalah kewajiban bersama. Setiap unit harus berkontribusi secara nyata,” ujarnya.
Dalam kepemimpinannya, Latuheru memastikan akan melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya, dengan penyesuaian pada kebutuhan zaman dan karakter pendengar di Maluku.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Budi Nugroho atas dedikasi selama memimpin RRI Ambon dan mendoakan kesuksesan pada penugasan barunya sebagai Kepala Stasiun RRI Manado.
Pergantian Kepsta ini diharapkan memperkuat peran RRI Ambon sebagai media publik yang independen, adaptif, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Redaksi Pelita Maluku -Ais











Komentar
Belum Ada Komentar