Wali Kota Ambon Apresiasi Evaluasi Smart City 2025, Tegaskan Transformasi Layanan Publik Berbasis Kebutuhan Warga

Wali Kota Ambon Apresiasi Evaluasi Smart City 2025, Tegaskan Transformasi Layanan Publik Berbasis Kebutuhan Warga

Ambon, Pelita Maluku – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengapresiasi pelaksanaan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 yang digelar pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) RI, Selasa (4/2/2026), secara virtual dari Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Bodewin menyampaikan terima kasih kepada Komdigi RI serta kementerian dan lembaga terkait atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Ambon sebagai bagian dari evaluasi nasional penyelenggaraan Smart City di Indonesia.

Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi momentum strategis untuk mengukur capaian, mengidentifikasi tantangan, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam mewujudkan Ambon sebagai kota yang cerdas, inovatif, dan berkelanjutan.

“Penyelenggaraan Smart City di Kota Ambon tidak semata berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi merupakan upaya transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik agar semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Bodewin.

Ia menambahkan, pengembangan Smart City merupakan bagian integral dari program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2025–2030, khususnya pada poin ke-13, yakni melanjutkan pembangunan Ambon Smart City.

Program tersebut, kata dia, menegaskan bahwa Smart City harus diimplementasikan secara terintegrasi lintas sektor serta menjadi fondasi utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Wali Kota juga mengungkapkan sejumlah inovasi strategis tahun 2025, antara lain pengoperasian Call Center 112 sebagai nomor darurat terpadu, platform komunikasi publik WAJAR dan Kaluar Bacarita, serta pengelolaan sampah berbasis Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF).

Selain inovasi, Bodewin menyoroti capaian membanggakan Kota Ambon sepanjang 2025, yakni Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,06 dari skala maksimal 5,00, yang menempatkan Ambon dalam kategori A-.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi dan berbagai inovasi pelayanan publik yang dijalankan pemerintah kota telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui evaluasi ini, Wali Kota berharap seluruh perangkat daerah memperoleh gambaran komprehensif terkait keberhasilan dan tantangan penyelenggaraan Smart City, sekaligus mampu merumuskan rekomendasi yang konkret dan aplikatif guna memperkuat implementasi kota cerdas di masa mendatang.


Redaksi Pelita Maluku - Ais 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

- CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025 -

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

- Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos -

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

- Ketua DPRD Kota Ambon -