Ambon, Pelita Maluku – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa ajang perahu layar Yacht Darwin–Ambon harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar agenda kerja sama seremonial antarwilayah.
Hal tersebut disampaikan Wattimena kepada wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra, yang digelar di Hotel Cantika, Ambon, Jumat (6/2/2026).
Menurut Wali Kota, pengalaman penyelenggaraan Yacht Darwin–Ambon di tahun-tahun sebelumnya menunjukkan potensi besar bagi sektor ekonomi lokal, terutama pariwisata, UMKM, transportasi, hingga jasa perhotelan.
“Waktu saya menjabat sebagai Penjabat Wali Kota, jumlah yacht yang masuk ke Ambon baru sekitar 10 perahu. Ke depan, saya berharap jumlah ini terus meningkat karena kedatangan mereka bukan hanya untuk implementasi kerja sama Darwin–Ambon, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujar Wattimena.
Ia menekankan, setiap kapal layar yang bersandar di Ambon menghadirkan peluang ekonomi nyata, mulai dari konsumsi logistik, jasa pemandu wisata, hingga promosi destinasi lokal kepada dunia internasional.
Wattimena berharap, seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, dapat menyiapkan diri secara serius agar Ambon mampu menjadi kota persinggahan yang ramah, menarik, dan berdaya saing bagi wisatawan mancanegara.
“Kalau pesertanya semakin banyak, maka uang yang beredar di kota ini juga semakin besar. Inilah yang harus kita kelola bersama supaya manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Ambon,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjut Wattimena, berkomitmen untuk terus mendorong event internasional berbasis maritim dan pariwisata sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Redaksi Pelita Maluku -Ais











Komentar
Belum Ada Komentar