Walikota Ambon Ungkap Solusi Genangan AY Patty dengan Kolam Retensi

Walikota Ambon Ungkap Solusi Genangan AY Patty dengan Kolam Retensi

Ambon , Pelita, Maluku – Genangan air yang saban kali muncul di Jalan AY Patty, Kota Ambon, disebut bukan persoalan baru. Masalah itu bahkan sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu dan hingga kini belum sepenuhnya teratasi.

Hal tersebut diungkap Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam konferensi pers capaian 17 program prioritas bersama Wakil Wali Kota Ely Toisuta di ruang Vlesingen Balai Kota Ambon, Jumat (20/02/2026).

Menurut Bodewin, genangan di kawasan AY Patty bukan sekadar akibat hujan deras, melainkan dipicu fenomena pasang air laut atau rob. Sistem drainase kota yang bermuara ke laut membuat air hujan tidak dapat mengalir keluar ketika air laut sedang pasang.

“Kalau air laut pasang, saluran pembuangan kita tertutup. Air hujan tidak bisa keluar ke laut, akhirnya tertahan dan menggenangi daratan. Ini bukan banjir sederhana,” kata Bodewin.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan banjir rob yang terjadi di sejumlah wilayah pesisir, seperti Jakarta Utara, di mana air laut yang naik menghambat aliran drainase.

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan instansi terkait guna merancang pembangunan kolam retensi di sekitar kawasan terdampak.

Kolam retensi merupakan kolam penampung sementara yang dirancang untuk menahan debit air saat hujan deras dan air laut pasang. Sistemnya dilengkapi pintu air yang dapat dibuka-tutup sesuai kondisi pasang surut laut.

“Konsepnya, saat air laut pasang dan hujan deras, aliran dialihkan ke kolam retensi. Setelah laut surut, air baru dibuang kembali ke laut. Itu solusi teknisnya,” jelasnya.

Namun, rencana tersebut masih terkendala anggaran. Bodewin menyebut pembangunan kolam retensi membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar, sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas.

“Bukan kami tidak mau bangun. Solusinya sudah ada, desainnya sudah disiapkan. Tapi semua kembali pada ketersediaan anggaran,” ujarnya.

Ia berharap dukungan anggaran bisa diperoleh tahun ini agar pembangunan kolam retensi segera direalisasikan dan genangan di Jalan AY Patty tidak lagi menjadi langganan setiap musim hujan dan pasang laut.

Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk terus mencari solusi permanen, sembari mengakui bahwa persoalan infrastruktur pesisir membutuhkan pembiayaan dan koordinasi lintas instansi yang tidak sederhana.


Redaksi Pelita Maluku - Ais


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

- CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025 -

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

- Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos -

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

- Ketua DPRD Kota Ambon -