Wattimena Tegaskan 2026 Jangan Tambah Tantangan Kota Ambon dengan Konflik
Minggu, 04 Januari 2026
“Nyalakan Cahaya Dari Timur Untuk Indonesia
Bagikan

Wattimena Tegaskan 2026 Jangan Tambah Tantangan Kota Ambon dengan Konflik

Ambon, Pelita Maluku -  Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi Kota Ambon pada tahun 2026 tidak boleh diperparah dengan konflik sosial dan perselisihan di tengah masyarakat.

Menurutnya, konflik hanya akan melemahkan kekuatan bersama dan menghambat pembangunan kota. Penegasan tersebut disampaikan Wattimena usai menghadiri Perayaan Hari Sekami Sedunia ke-183 Tahun di Pusat Paroki Santo Yacobus Ahuru, Minggu (04/01/2026).

img-1767512787.jpg

Wattimena mengingatkan bahwa Ambon merupakan kota milik bersama yang dibangun di atas perbedaan suku, agama, dan budaya.

Perbedaan itu, kata dia, harus dijaga sebagai kekayaan, bukan dijadikan alasan untuk saling berhadapan.

“Tantangan tahun 2026 sudah cukup besar. Jangan kita tambah lagi dengan konflik dan perselisihan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai, ketika rasa kebersamaan mulai diabaikan, potensi konflik akan muncul dan berdampak langsung pada rasa aman warga. Karena itu, ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kehidupan bersama.

img-1767512826.jpg

Menurut Wattimena, keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab setiap warga Kota Ambon. Dimulai dari menjaga diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

“Kalau masing-masing menjaga lingkungannya, menjaga keluarganya, maka Ambon pasti aman,” ujarnya.

img-1767512880.jpg

Di awal tahun 2026 ini, Wattimena mengajak seluruh elemen masyarakat untuk fokus bersinergi dengan pemerintah, memperkuat toleransi, serta menghindari provokasi yang dapat memicu perpecahan.

Ia berharap masyarakat tidak menciptakan tantangan baru melalui konflik sosial, melainkan bersama-sama membangun Ambon sebagai kota yang damai, aman, dan harmonis bagi semua.


Redaksi Pelita Maluku - Ais

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar