Wisuda 519 Mahasiswa, Wagub Maluku Sorot Ketimpangan Kerja di Daerah Sendiri
Ambon Pelita Maluku — Wisuda XXI Politeknik Negeri Ambon (Polnam) yang mengukuhkan 519 lulusan Diploma Tiga dan Sarjana Terapan, Kamis (30/04/2026), menjadi panggung kritik tajam Wakil Gubernur Maluku terhadap ketimpangan tenaga kerja di daerah sendiri.
Dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik Polnam itu, Wakil Gubernur menegaskan bahwa lulusan lokal masih kerap tersisih dalam berbagai proyek besar yang berlangsung di Maluku. Padahal, menurutnya, kehadiran tenaga terampil dari daerah sendiri seharusnya menjadi prioritas utama dalam pembangunan.
“Jangan sampai anak-anak daerah hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegasnya di hadapan ratusan wisudawan, orang tua, dan tamu undangan.
Ia menyoroti proyek strategis nasional seperti Blok Masela yang dinilai belum sepenuhnya memberi ruang optimal bagi tenaga kerja lokal. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kebijakan afirmatif agar lulusan Polnam dan perguruan tinggi lain mendapat porsi kerja yang layak.
Selain isu ketenagakerjaan, Wakil Gubernur juga kembali menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam. Ia mengingatkan bahwa Maluku tidak boleh terus bergantung pada penjualan komoditas mentah seperti kelapa dan pala tanpa pengolahan lanjutan yang memberi nilai tambah ekonomi.
Dengan karakteristik wilayah yang didominasi laut, ia menilai penguasaan teknologi energi terbarukan dan sektor kelautan menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan generasi muda. Lulusan vokasi, kata dia, dituntut adaptif dan mampu menjawab kebutuhan industri masa depan.
Wakil Gubernur juga mengingatkan ancaman disrupsi teknologi, termasuk perkembangan robotik yang diproyeksikan akan menggeser banyak pekerjaan manusia pada 2035. Karena itu, kreativitas dan konsistensi menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang.
Di tengah suasana haru wisuda, ia turut memberikan penghormatan kepada para orang tua yang telah berjuang membiayai pendidikan anak-anak mereka dari hasil bumi seperti kopra, pala, dan cengkeh.
“Kesuksesan bukan hanya milik mereka yang tinggi IPK, tetapi mereka yang konsisten mengejar cita-cita,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan perguruan tinggi, dosen Polnam, serta tamu undangan lainnya, termasuk Marsekal Pertama TNI Dr. Anton “Sioux” Pallaguna dari Universitas Pertahanan yang memberikan pandangan tentang ketahanan nasional kepada para lulusan.
Redaksi Pelita Maluku
Indonesia
English
Belum Ada Komentar